Konten dari Pengguna

Apakah HTS Termasuk Mantan? Ini Jawabannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah HTS termasuk mantan?. sumber: Pexels/KawaiiArt1980
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah HTS termasuk mantan?. sumber: Pexels/KawaiiArt1980

Fenomena HTS (Hubungan Tanpa Status) ini mulai memicu banyak perbedaan pendapat serta pertanyaan. Apakah HTS termasuk mantan? Hal ini sering menjadi perbincangan sebab hubungan ini tidak memiliki status yang jelas satu sama lain.

Mantan biasanya istilah yang diperuntukkan untuk orang yang sudah tidak lagi menjalin hubungan percintaan, seperti pacaran ataupun pernikahan. Jadi, apakah mantan tepat untuk situasi HTS, menarik untuk dibahas lebih jauh.

Apakah HTS Termasuk Mantan?

Ilustrasi apakah HTS termasuk mantan?. sumber: Pexels/Pixabay

Mantan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kbbi.kemdikbud.go.id, mantan adalah bekas (pemangku jabatan, kedudukan, dan sebagainya).

Dalam sebuah hubungan berarti mantan ialah bekas pacar, bekas pasangan, atau pernah menjadi sesuatu atau bagian dari suatu hal. Terdapat berbagai pertanyaan dan perdebatan yang sering timbul, salah satunya adalah apakah HTS termasuk mantan?

Jika dilihat dari statusnya, HTS merupakan hubungan yang tidak memiliki status. Tak jarang mereka tidak dapat disebut berpacaran, tidak pula disebut berteman karena perlakuan mereka lebih dari sekadar teman.

Hal inilah yang membuat timbul perdebatan. Mantan dapat digunakan menyebutkan pasangan yang pernah bersama-sama. Jadi, bisa saja HTS disebut mantan seseorang yang pernah memiliki hubungan.

Namun, untuk status kejelasan hubungan maka HTS tidak dapat disebut mantan pacar atau status lainnya. Sebab, hubungan HTS tersebut bersifat bebas dan tidak mengikat.

Dianggap sebagai teman juga adalah hal yang biasa jika ada pada jalinan HTS. Hubungan tersebut tidak dapat disamakan dengan jalinan dua orang yang memiliki komitmen bersama.

HTS dapat menjadi jalan tengah bagi yang belum menginginkan komitmen, sehingga cocok bagi mereka belum siap untuk menyandang status tertentu. Misalnya, sebagai pasangan, kekasih, atau pacar seseorang.

Sebab, status percintaan seseorang akan memberikan dampak berpengaruh terhadap kehidupan selanjutnya. Inilah cara menghindari HTS agar dapat memperjelas hubungan.

  • Mempertanyakan komitmen kepada pasangan.

  • Memberikan batasan-batasan tertentu dalam hubungan.

  • Berdiskusi tentang masa depan yang ingin dicapai dalam hubungan tersebut.

  • Ungkapkan keinginan dengan jelas agar pasangan mengerti dan dapat mengambil langkah selanjutnya.

Apakah HTS termasuk mantan? Dalam hubungan yang tidak berstatus dan berkomitmen, biasanya mantan tidak termasuk dalam hubungan yang berjalan seperti ini. HTS tidak memiliki ikatan yang jelas bagi satu sama lain. (DVA)

Baca Juga: 9 Cara Balikan sama Mantan yang Sudah Sakit Hati