Konten dari Pengguna

Apakah Love Bombing Termasuk Red Flag? Ini Penjelasannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah love bombing termasuk red flag. Sumber: pexels.com/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah love bombing termasuk red flag. Sumber: pexels.com/Karolina Grabowska

Love bombing adalah istilah yang kerap kali digunakan di media sosial untuk menjalankan suatu hubungan romansa. Istilah ini berkaitan dengan pasangan yang terlalu sering memberi perhatian namun ada niat terselubung. Lantas apakah love bombing dapat dikategorikan red flag atau bermasalah?

Setiap orang membutuhkan cinta dari manusia lain karena tidak ada yang bisa hidup sendirian. Namun hubungan romantis tidak selalu berjalan manis karena ada beberapa pihak yang ingin menguasai orang lain dengan cara tersirat.

Pengertian Love Bombing

Ilustrasi apakah love bombing termasuk red flag. Sumber: pexels.com/Emma Bauso

Mengutip dari buku Memahami Propaganda Metode, Praktik, dan Analisis, Alip Yoga Kunandar, (2019:148), pengertian love bombing adalah usaha menguasai seseorang dengan cara memberikan cinta, perhatian, dan kasih sayang yang berlebihan.

Dulu, love bombing diterapkan untuk mencari anggota organisasi agar mau bergabung. Namun sekarang penggunaannya sudah ke hubungan romantis. Begitu tertarik dengan seseorang, orang itu akan memberikan cinta sampai perasaannya luluh.

Awalnya memang tampak menyenangkan karena siapapun pasti suka diberi pujian dan kasih sayang.

Namun perilaku ini juga perlu diwaspadai karena bisa merugikan diri sendiri. Biasanya orang yang suka melakukan love bombing memiliki sifat narsistik atau manipulatif.

Mengapa love bombing bisa terjadi? Berikut beberapa faktor pemicunya.

  • Memiliki keinginan untuk menguasai orang lain seutuhnya.

  • Kesepian.

  • Budaya kasih sayang yang ekspresif dalam keluarga.

  • Dipicu oleh rasa tidak aman dalam diri orang tersebut.

  • Gangguan kepribadian narsistik sehingga ingin mengontrol orang lain.

Apakah Love Bombing Termasuk Red Flag? Ini Faktanya

Ilustrasi apakah love bombing termasuk red flag. Sumber: pexels.com/Shvets Production

Lantas apakah love bombing termasuk red flag? Jawabannya iya karena menimbulkan hubungan toksik atau tidak sehat. Korban akan kesulitan menentukan batasan karena sudah dikuasai orang lain.

Kebanyakan orang menganggap bahwa love bombing adalah fase bulan madu dalam hubungan padahal keduanya berbeda. Pelaku love bombing sangat haus pengakuan dan terlihat suka mengontrol pasangan. Berikut beberapa ciri love bombing yang jarang disadari.

1. Memberikan Pujian Terus Menerus

Terus menerus memberikan pujian kepada pasangan bisa jadi tanda hubungan tidak sehat. Pujian memang bisa meningkatkan kepercayaan diri namun jika berlebihan itu berarti masalah.

2. Marah Saat Menetapkan Batasan

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa pelaku love bombing ingin menguasai orang lain seutuhnya. Jadi, jika pasangan menetapkan batasan pelaku akan langsung marah.

Pertanyaan apakah love bombing termasuk red flag sudah dijawab di atas. Menjalin hubungan dengan pasangan tidak sehat bisa merusak kesehatan mental karena korban akan merasa bingung dan tertekan. (GTA)

Baca Juga: Ciri-ciri Kena Love Bombing yang Perlu Diwaspadai Oleh Wanita