Apakah Selingkuh Bisa Sembuh? Ini Sebab dan Cara Menghentikannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perselingkuhan adalah hal kerap terjadi dalam hubungan pacaran atau pernikahan. Namun, apakah selingkuh bisa sembuh?
Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasannya dalam artikel ini.
Apakah Selingkuh Bisa Sembuh?
Selingkuh adalah kebiasaan buruk yang perlu dihindari setiap orang, terutama dalam kehidupan pernikahan.
Pragholapati dalam Pengalaman Seseorang yang Bercerai Karena Perselingkuhan di Kota Bandung: Fenomenologi menyinggung bahwa suatu perselingkuhan yang terjadi dalam pernikahan bisa menyebabkan perceraian.
Lantas, apakah selingkuh bisa sembuh? Pada dasarnya, selingkuh bisa sembuh apabila orang tersebut memiliki niat sepenuhnya untuk berubah.
Karena sekadar merasa kasihan kepada korban selingkuh tak akan membantu mencegah terjadinya perselingkuhan di kemudian hari. Itulah sebabnya, seseorang yang memiliki kebiasaan selingkuh cenderung sulit berubah.
Untuk bisa berubah, seseorang harus memahami permasalahan yang terdapat di dalam dirinya, bukan di dalam diri pasangannya. Dengan begitu, ia bisa mencari cara untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.
Penyebab Selingkuh
Kebiasaan selingkuh umumnya disebabkan oleh sejumlah alasan. Adapun beberapa penyebab selingkuh adalah sebagai berikut.
1. Merasa Kurang
Salah satu penyebab selingkuh adalah merasa ada hal yang kurang dari pasangan. Kondisi ini terjadi ketika seseorang menuntut lebih dan kurang bersyukur akan pasangannya.
Selain itu, hal ini juga dapat terjadi ketika pasangan kurang menghargai dan menghormati kekasihnya sehingga orang tersebut memutuskan untuk selingkuh.
2. Terintimidasi oleh Pasangan
Penyebab selingkuh selanjutnya adalah seseorang merasa terintimidasi oleh pasangannya. Misalnya adalah ketika pasangan jauh lebih sukses dibandingkan diri sendiri. Hal ini justru bisa memicu rasa minder.
Akibatnya, orang terpicu untuk mencari pasangan lain yang dianggap lebih baik. Itulah mengapa ada kalanya beberapa orang selingkuh dengan seseorang yang tidak sebaik pasangannya.
3. Maniak Seks
Penyebab selingkuh yang terakhir adalah karena seseorang maniak seks. Hal ini tergolong sebagai gangguan yang cukup serius.
Pasalnya, seseorang yang maniak seks cenderung sulit mengontrol nafsunya sendiri. Karena itu, mereka cenderung berusaha untuk mencari pasangan lagi untuk memuaskan hasratnya.
Cara Menghentikan Kebiasaan Selingkuh
Bagaimanapun, selingkuh adalah kebiasaan buruk yang perlu dihindari. Adapun beberapa cara menghentikan kebiasaan selingkuh adalah sebagai berikut.
Meningkatkan komunikasi dengan pasangan.
Membiasakan diri untuk bersikap jujur kepada pasangan.
Meningkatkan kepercayaan diri.
Berusaha mencari alasan pribadi yang menyebabkan selingkuh.
Melakukan konsultasi kepada ahli.
Selingkuh merupakan masalah psikologis yang cenderung sulit untuk disembuhkan. Namun, dengan niatan dan kesadaran diri yang kuat, orang yang selingkuh bisa saja berubah menjadi lebih baik. (ENF)
