Konten dari Pengguna

Arti Korban HTS dalam Hubungan Percintaan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Korban HTS. Foto: dok. Unsplash/Priscilla Du Preez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Korban HTS. Foto: dok. Unsplash/Priscilla Du Preez

Korban HTS artinya seseorang yang mengalami kerugian akibat adanya hubungan tanpa status yang dijalin bersama seseorang lainnya.

Hal ini karena pasangan yang menjalin hubungan relatif tidak memiliki ikatan yang jelas di antara keduanya. Biasanya salah satu dari mereka akan merasa serba salah akan perilakunya terhadap seseorang yang dianggap pasangannya.

Maka dari itu, seseorang tersebut disebut sebagai korban hubungan tanpa status atau HTS. Untuk lebih memahami tentang arti korban HTS dalam hubungan percintaan, mari simak ulasan di sini.

Mengenal Arti Korban HTS dalam Hubungan Percintaan

Ilustrasi Korban HTS. Foto: dok. Unsplash/Djim Loic

HTS atau hubungan tanpa status adalah hubungan yang dijalin tanpa adanya komitmen yang jelas.

Menurut buku berjudul Toxic Relationship Free: Ketika Hubungan Meracuni Masa Depan, Apa yang Harus Dilakukan? yang disusun oleh Christy MS (2022: 77), saat ini banyak ditemukan hubungan toxic yang dikenal dengan berbagai macam istilah modern, salah satunya adalah hubungan tanpa status (HTS) yang merupakan hubungan khusus namun tidak dapat disebut sebagai pacaran, namun pertemanan dengan tujuan mendapatkan manfaat tertentu dari masing-masing pasangan.

Adanya hubungan tanpa status atau HTS ini dipilih beberapa orang sebab mereka masih merasa takut untuk komitmen atau terikat terlalu cepat dalam sebuah hubungan.

Dalam hubungan tanpa ikatan ini biasanya sangat membingungkan karena tidak ada ikatan atau komitmen yang jelas dalam hubungan yang dijalani.

Hal tersebut tentu membuat pasangan yang terlibat hubungan tanpa status tidak memiliki hak tertentu untuk merasa cemburu saat melihat pasangannya dekat dengan orang lain.

Tak jarang salah satu pihak sebenarnya sudah menaruh perasaan begitu dalam dengan pasangannya, namun terpaksa harus menahan diri karena tidak ada kejelasan pada status hubungannya. Mereka juga selalu bingung dalam melabeli hubungan yang tengah dijalani.

Maka dari itu, orang-orang yang terlibat dalam hubungan tanpa status dan kerap merasa dirugikan khususnya secara emosional disebut sebagai korban HTS.

Demikian pembahasan ringkas tentang arti korban HTS. Semoga pembahasan ini dapat menambah pengetahuan khususnya terkait istilah yang digunakan dalam hubungan percintaan di kalangan remaja saat ini. (DAP).