Arti Obses dalam Percintaan Lengkap dengan Ciri-Cirinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semua orang mungkin sudah sering mendengar obses dalam percintaan atau obsesi untuk meraih cinta. Pada dasarnya, manusia memang bisa terobsesi pada suatu hal baik benda mati ataupun benda hidup.
Namun, obses sering membuat seseorang menjadi lupa berpikir logis sehingga dapat memunculkan gangguan jiwa. Apalagi sekarang ini semakin banyak orang yang obsesi dalam percintaan.
Lantas, apa itu obses atau obsesi dalam percintaan? Dikutip dari buku Prince Charming: Siapa Awak? karya Lily Haslina Nasir, ini dia penjelasan lengkap dengan ciri-ciri tentang obses atau obsesi dalam percintaan.
Arti Obses dalam Percintaan
Beberapa orang menganggap bahwa orang yang memiliki obsesi sama dengan orang gila. Sedangkan obses dalam percintaan artinya memikirkan seseorang secara berlebihan dan tidak sehat.
Obses atau obsesi juga sering diartikan sebagai kondisi sangat gila akan sesuatu. Orang yang sangat terobsesi dalam percintaan tentu saja sangat obses pada pasangannya.
Ia akan berusaha untuk mengerti banyak hal tentang pasangannya. Bahkan, ia bisa saja mengigau dan menyebut nama pasangannya karena terlalu obses.
Selain itu, orang yang obses selalu menyuruh pasangannya untuk melakukan hal romantis agar ia bahagia. Meskipun merasa tertekan, pasangannya tidak boleh menunjukkan hal tersebut padanya.
Ciri-Ciri Obses dalam Hubungan Percintaan
Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri obses dalam sebuah hubungan percintaan:
1. Selalu Terbayang-bayang
Obses dapat dikaitkan dengan pemikiran yang terus-menerus muncul dalam otak hingga sulit dihentikan. Pemikiran ini sangat beragam, bisa dalam bentuk kekhawatiran, ketakutan atau obses pada kebersihan yang tidak wajar.
2. Cemas yang Kuat terhadap Pasangannya
Seseorang yang mengalami obsesi cenderung merasa khawatir atau cemas akan pasangannya. Kecemasan ini sering kali membuatnya bertindak secara berlebihan dan sulit mengendalikan diri sendiri.
3. Perilaku Berubah
Banyak yang belum menyadari bahwa obsesi dapat merubah perilaku seseorang. Orang yang obsesi akan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan atau memperhatikan hal yang menjadi obsesinya.
Bahkan karena terlalu terobsesi dalam percintaan membuat seseorang menjadi kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
4. Hilang Kontrol
Obsesi membuat seseorang menjadi hilang kontrol akan dirinya sendiri. Contohnya seperti sulit untuk mengendalikan pikiran dan perasaannya.
Sekarang ini memang sudah banyak orang yang mulai obses dalam percintaan. Padahal dalam penjelasan tersebut sudah dijelaskan bahwa obses pada pasangan akan sangat mengganggu kehidupan. (DSI)
