Arti Perfeksionis beserta Penyebab, Ciri-ciri, dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti perfeksionis adalah sifat seorang individu yang memiliki kecenderungan untuk mencari kesempurnaan dalam segala hal yang mereka lakukan.
Umumnya, seorang perfeksionis memiliki standar yang sangat tinggi untuk diri sendiri, hingga seringkali menyusahkan diri.
Artikel ini akan membahas tentang penyebab, ciri-ciri, sekaligus cara mengatasi kepribadian perfeksionis. Mari simak ulasannya hingga tuntas.
Perfeksionis: Ciri-ciri dan Penyebab
Perfeksionis merupakan sifat seseorang yang selalu ingin melakukan semua hal secara sempurna. Mereka memiliki standar yang tinggi, sehingga sering menyusahkan diri sendiri maupun orang lain.
Mengutip situs Forbes, perfeksionis memiliki beberapa ciri seperti terlalu takut pada kegagalan, selalu enggan untuk menerima kritikan, selalu mencari kesalahan diri sendiri atau orang lain, hingga memiliki standar yang tinggi.
Berikut adalah beberapa penyebab seseorang memiliki sifat perfeksionis.
1. Faktor Pribadi
Beberapa individu mungkin memiliki kecenderungan bawaan untuk menjadi perfeksionis. Mereka mungkin memiliki keinginan alami untuk mencapai kesempurnaan dan merasa tidak puas jika mereka tidak memenuhi standar tinggi yang mereka tetapkan.
2. Pengalaman Masa Kecil
Pengalaman masa kecil, seperti tekanan dari orangtua atau lingkungan yang mengharapkan kesempurnaan, dapat mempengaruhi perkembangan sifat perfeksionis.
Anak-anak yang sering diberi pujian hanya ketika mereka mencapai kesempurnaan atau yang tumbuh di lingkungan yang sangat kritis terhadap kesalahan mungkin cenderung mengembangkan sikap perfeksionis.
3. Standar Sosial dan Budaya
Tekanan dari budaya atau masyarakat yang menghargai kesempurnaan dan prestasi tinggi juga dapat mempengaruhi seseorang untuk menjadi perfeksionis.
Lingkungan yang menekankan pentingnya mencapai standar yang tinggi dalam segala hal dapat mendorong seseorang untuk menjadi perfeksionis.
4. Ketakutan Terhadap Penilaian Orang
Perfeksionis sering kali memiliki kekhawatiran yang berlebihan tentang bagaimana orang lain akan menilai mereka. Mereka berusaha mencapai kesempurnaan untuk menghindari kritik atau penilaian negatif dari orang lain.
5. Sulit Menerima Ketidaksempurnaan
Beberapa individu mungkin merasa tidak nyaman atau tidak puas dengan keadaan yang tidak sempurna. Mereka mungkin memiliki kesulitan menerima ketidaksempurnaan atau kegagalan dan terus berusaha mencapai kesempurnaan sebagai cara untuk merasa puas.
Cara Mengatasi Sifat Perfeksionis
Cara untuk mengatasi perfeksionis mungkin cukup sulit dilakukan. Namun bagaimanapun, perfeksionis bukanlah sifat yang cukup baik untuk dimiliki.
Untuk mengatasinya, seseorang harus bisa mengenal dan terima ketidaksempurnaan terlebih dahulu.
Setelah itu, ubah pola pikir serta memikirkan bahwa sebuah kegagalan adalah peluang untuk kita belajar dan berkembang.
Untuk bisa meraih semua hal di atas diperlukan adanya dukungan dari orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau pasangan.
Demikian pembahasan mengenai penyebab, ciri-ciri, dan cara mengatasi sifat perfeksionis. Semoga bermanfaat! (RAF)
