Konten dari Pengguna

Arti Posesif dalam Pacaran dan Dampaknya bagi Hubungan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran. Foto: dok. Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran . Foto: dok. Priscilla Du Preez (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran. Foto: dok. Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran . Foto: dok. Priscilla Du Preez (Unsplash)

Arti posesif dalam pacaran adalah kecenderungan kekasih untuk mengontrol dan membatasi pasangannya dalam berkegiatan. Untuk mengetahui apa arti posesif dalam hubungan percintaan beserta dampaknya dalam hubungan, berikut ini adalah pemaparan singkat yang perlu Anda cermati.

Arti Posesif dalam Pacaran serta Dampak Negatifnya

Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran. Foto: dok. Ilustrasi Arti Posesif dalam Pacaran . Foto: dok. Jose Chomali (Unsplash)

Dalam hubungan percintaan, seorang kekasih tentu ingin menjaga dengan sepenuh hati pasangannya. Ketakutan akan kehilangan yang dialami kekasih merupakan hal yang wajar jika dilakukan dalam batas yang normal. Jika rasa takut tersebut tidak dikontrol dengan baik, maka tidak menutup seseorang akan berlaku posesif terhadap pasangannya. Apa itu arti posesif dalam pacaran?

Posesif adalah kecenderungan seseorang untuk mengontrol kekasihnya agar tidak pergi meninggalkannya. Pemaparan lengkap mengenai arti posesif dalam hubungan pacaran dibahas dalam buku berjudul Tegas Membangun Batas yang ditulis oleh Desy Wee (2021: 104).

Dikutip dari buku tersebut bahwa dalam hubungan romantis, posesif menjadi hal yang perlu dihindari. Rasa posesif ini cenderung membuat seseorang merasa berhak mengatur dan mengontrol serta membatasi serta melarang hidup pasangannya.

Posesif tentu sangat berbeda dengan cemburu ataupun protektif. Posesif adalah rasa cemburu yang berlebihan disertai dengan perasaan tidak aman, rendahnya rasa percaya diri dan rasa takut yang dialami pasangan.

Hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik karena dapat membuat Anda masuk ke dalam hubungan yang tidak baik. Bahkan sikap posesif pasangan juga dapat memicu dampak buruk bagi pasangan Anda.

Dampak adanya sikap posesif dibahas dalam buku berjudul Membongkar Perilaku Toxic dalam Pergaulan: Mengatasi Toksin dalam Hubungan Anda yang disusun oleh Hamid Sakti Wibowo (2023: 12). Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa sikap posesif termasuk ke dalam salah satu sikap toksik yang perlu dihindari dalam hubungan.

Sebagai sikap toksik yang merusak hubungan, posesif dapat memberi dampak buruk seperti kekerasan baik secara fisik maupun emosional. Hal ini tentu dapat memberikan konsekuensi dan dampak serius bagi pasangan yang terlibat. Jika hal ini terjadi, korban memerlukan bantuan dari seorang profesional untuk memperbaiki situasi dan kondisi yang terjadi.

Dengan mengetahui arti posesif dalam pacaran beserta dampaknya yang mungkin terjadi, kita perlu mengontrol diri sebaik mungkin agar kita tidak bersikap berlebihan terhadap pasangan kita sehingga membuat hubungan menjadi tidak sehat. (DAP)