Konten dari Pengguna

Bagaimana Cyberbullying Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Cyberbullying Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Cyberbullying Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Bagaimana cyberbullying dapat mempengaruhi kesehatan mental? Pertanyaan ini mungkin mulai banyak diajukan, khususnya oleh para orang tua.

Dikutip dari buku Psikologi Siber, cyberbullying adalah perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Cyberbullying menjadi salah satu efek buruk internet, bagian dari perilaku menyimpang.

Cyberbullying dipercaya dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang. Simak pembahasannya di sini.

Bagaimana Cyberbullying Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Ilustrasi Bagaimana Cyberbullying Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Cyberbullying merupakan salah satu dampak buruk dari penggunaan internet. Pasalnya, internet memberi kemudahan dalam mendapat akses informasi dan komunikasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Dalam dunia online, seseorang sangat mudah bersembunyi dibalik anonimitas serta memperoleh kekuatan tidak seimbang untuk menyerang orang lain. Selain itu, luasnya jangkauan internet dapat menyebarkan dampak cyberbullying dengan sangat cepat.

Terjadinya cyberbullying dapat berdampak pada rusaknya kesehatan mental seseorang. Dampak yang dapat timbul adalah munculnya sedih, cemas, depresi, stes, putus asa, isolasi sosial, bahkan sampai memicu rasa ingin bunuh diri.

Selain itu, cyberbullying umumnya terjadi secara anonim. Akibatnya, akan terasa sulit untuk mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut. Dengan demikian, korban merasa terisolasi dan tidak berdaya. Korban juga merasa tidak ada tempat aman baginya.

Cara Mencegah Dampak Buruk Cyberbullying

Untuk mencegah terjadinya dampak buruk dari cyberbullying, dibutuhkan campur tangan dari orang tua, guru, dan orang terdekat untuk memantau perilaku online. Selain itu, dibutuhkan juga bantuan supaya korban mampu mengatasi stres dengan baik.

Pihak yang berwenang juga harus menerapkan sanksi tegas bagi para pelaku cyberbullying agar menyebabkan lebih banyak dampak buruk. Meski demikian, terkadang korban enggan meminta bantuan karena merasa malu atau terancam.

Padahal, ada beberapa sikap yang dapat diambil ketika menjadi korban cyberbullying yaitu:

  • Jangan merespons maupun membalas karena balasan dapat memperpanjang dan memperburuk suasana. Korban dapat mengabaikan atau menghapus komentar tertentu

  • Menyimpan bukti pesan maupun melakukan tangkapan layar yang dapat dijadikan alat bantuan hukum

  • Melaporkan cyberbullying kepada pihak yang berwenang

  • Bercerita pada orang terdekat seperti keluarga, teman, maupun ahli psikologi

  • Membatasi informasi pribadi dan jangan menyebar informasi pribadi

Demikian pembahasan mengenai bagaimana cyberbullying dapat mempengaruhi kesehatan mental beserta cara mencegah dampak buruk yang dimilikinya. (LAU)