Bagaimana Cyberbullying dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental? Ini Faktanya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cyberbullying dapat memengaruhi kesehatan mental? Walaupun tidak menimbulkan bekas luka fisik secara langsung, cyberbullying tetap dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan mental orang yang mengalaminya (korban).
Orang yang menerima perilaku cyberbullying dapat mengalami kecemasan. Jika perilaku tersebut terjadi secara terus-menerus atau intens, kecemasan korban pun bisa saja mengalami peningkatan sehingga memunculkan risiko ide mengakhiri hidup.
Bagaimana Cyberbullying dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental?
Cyberbullying merupakan jenis dari perilaku mengintimidasi atau menyakiti orang lain. Perbedaan tindakan cyberbullying dengan jenis bullying lain adalah media yang digunakan.
Dikutip dari buku Dinamika Kejahatan dan Pencegahannya karya Rinaldi, dkk. (2022: 93), diungkapkan bahwa cyberbullying merupakan perilaku seseorang atau kelompok secara sengaja dan berulang kali melakukan tindakan yang menyakiti orang lain melalui komputer, telepon seluler, dan alat elektronik lainnya.
Walaupun tidak secara langsung menimbulkan luka fisik pada korban, dampak cyberbullying tidak lebih ringan dari bullying fisik, verbal, atau lainnya. Dampak cyberbullying dapat memengaruhi kesehatan orang (korban) yang mengalaminya.
Lantas bagaimana cyberbullying dapat mempengaruhi kesehatan mental? Cyberbullying berupa kata-kata kasar, makian, hasutan, dan berbagai tindakan mempermalukan seseorang melalui media siber dapat membuat seseorang menjadi cemas.
Mengutip dari buku Psikologi Siber karya Maqfirah, dkk. (2023: 21), korban cyberbullying dapat mengalami peningkatan kecemasan. Ketika kecemasan itu tidak diatasi dan perilaku bullying terus-menerus terjadi, kesehatan korban akan terganggu.
Dampak Cyberbullying bagi Korban
Korban cyberbullying dapat mengalami gangguan terhadap kesehatan mental serta fisiknya. Dikutip dari buku yang sama Rinaldi, dkk. (2022: 94), diuraikan beberapa dampak cyberbullying terhadap korban, yaitu:
Jatuh mental karena merasa dipermalukan;
Mengalami stres dan depresi berkepanjangan;
Kehilangan rasa percaya diri;
Menjadi paranoid;
Berpotensi untuk menjadi perilaku cyberbullying;
Mengalami gangguan kesehatan;
Melakukan tindakan kriminal;
Berperilaku agresif;
Menjadi pribadi yang rapuh;
Kecewa dengan diri sendiri; hingga
Bunuh diri.
Berdasarkan uraian tentang bagaimana cyberbullying dapat memengaruhi kesehatan mental, jelas bahwa setiap perilaku bullying itu tidak baik. Tindakan bullying dapat menimbulkan kerugian bagi korban, bahkan dapat menimbulkan bibit pelaku bully. (AA)
