Konten dari Pengguna

Bagaimana Sebaiknya Mengatasi Konflik dengan Pasangan? Ini Caranya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Sebaiknya Mengatasi Konflik dengan Pasangan. Foto: dok. Unsplash/Afif Ramdhasuma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Sebaiknya Mengatasi Konflik dengan Pasangan. Foto: dok. Unsplash/Afif Ramdhasuma

Bagaimana sebaiknya mengatasi konflik dengan pasangan? Hal ini perlu dipertimbangkan untuk mempertahankan hubungan romantis yang dijalin. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengomunikasikan masalah dengan baik bersama pasangan.

Selain mengomunikasikan masalah dan perasaan, perlu juga terbuka dengan pasangan tentang perasaan yang dialami. Dengan begitu, konflik dapat terselesaikan dengan lebih mudah.

Bagaimana Sebaiknya Mengatasi Konflik dengan Pasangan?

Ilustrasi Bagaimana Sebaiknya Mengatasi Konflik dengan Pasangan. Foto: dok. Unsplash/Alice Donovan Rouse

Mengutip buku berjudul Love Yourself Better yang disusun oleh Samanta Elsener, dkk. (2023: 79), salah satu hal penting yang perlu dikuasai dalam menjalin hubungan, khususnya pernikahan, adalah cara mengatasi konflik bersama.

Adanya perbedaan latar belakang pasangan dan juga perbedaan karakter tak jarang membuat konflik. Lantas, bagaimana sebaiknya mengatasi konflik dengan pasangan?

Untuk dapat menghadapi konflik dengan baik, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik dengan pasangan.

1. Terbuka dan Mau Menyampaikan Perasaan yang Sebenarnya

Ketika bertengkar atau mengalami konflik dengan pasangan, sebaiknya komunikasikan perasaan dengan cara menyampaikan hal yang sebenarnya ketika Anda merasakan perasaan yang mengganjal pasca konflik dengan pasangan.

Coba untuk terbuka dengan pasangan agar ia dapat memahami pandangan yang Anda miliki. Tanyakan, sampaikan, dan juga dengarkan apa yang Anda rasakan dan yang ia rasakan untuk membantu konflik terselesaikan.

2. Jangan Menghindari Konflik

Ketika tanda-tanda konflik mulai muncul, seperti suasana hubungan menjadi lebih dingin, sebaiknya langsung dikomunikasikan dengan pasangan.

Hindari memendam perasaan kegelisahan dan pikiran yang mengganggu. Jika terus menghindari konflik, maka suatu hari nanti hal tersebut akan menjadi bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu.

3. Diskusikan Solusi Bersama Pasangan

Setelah mengomunikasikan masalah dan perasaan yang dialami, sebaiknya Anda dan pasangan berdiskusi bersama tentang solusi terbaik sebagai jalan keluar yang dihadapi dalam konflik yang terjadi.

Untuk memudahkan mendapatkan penyelesaian konflik, Anda dan pasangan harus bisa berpikir jernih dan terbuka. Lakukan kompromi bersama pasangan agar tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan.

4. Kendalikan Emosi dan Nada Bicara saat Berdiskusi

Emosi yang meningkat ketika marah merupakan hal yang sangat wajar. Namun begitu, Anda perlu mengendalikan emosi dengan cara mengontrol nada bicara sebaik mungkin.

Nada bicara yang tinggi dan meledak-ledak hanya memperkeruh suasana dan menyulitkan jalan keluar.

Demikian pembahasan tentang bagaimana sebaiknya mengatasi konflik dengan pasangan. Semoga bermanfaat untuk membantu menyelesaikan konflik dengan pasangan. (DAP)