Konten dari Pengguna

Batas Wajar Cemburu dan Dampaknya Jika berlebihan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Batas Wajar Cemburu. Sumber Foto: Unsplash.com/Eric Ward
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Batas Wajar Cemburu. Sumber Foto: Unsplash.com/Eric Ward

Cemburu adalah emosi yang umum dialami oleh setiap orang, terutama dalam hubungan percintaan.

Akan tetapi, ada batas wajar cemburu dalam sebuah hubungan baik hubungan pernikahan atau masih pacaran. Mengapa demikian? Karena bila dilakukan secara berlebihan, hal tersebut dapat memberi dampak buruk terhadap hubungan.

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan mengenai batas wajar cemburu dalam ulasan berikut ini.

Mengenal Batas Wajar Cemburu

Ilustrasi Batas Wajar Cemburu. Sumber Foto: Unsplash.com/Afif Ramdhasuma

Dikutip dari buku Kitab Cinta; Segala Hal Tentang Cinta karya Agung Satriawan, (2018) cemburu adalah apa yang dipikirkan seharusnya menjadi bagian darimu.

Cemburu bisa menjadi tanda bahwa menghargai dan mencintai pasangan, serta ingin menjaga komitmen yang sudah dibangun bersama. Namun, cemburu juga bisa menjadi bumerang jika dilakukan secara berlebihan.

Pada dasarnya, cemburu adalah emosi alami yang muncul saat merasa terancam akan kehilangan perhatian, kasih sayang, atau kedekatan dengan orang lain. Perilaku ini bisa muncul dalam berbagai jenis hubungan, baik itu hubungan romantis, sosial, maupun profesional.

Cemburu dianggap wajar jika masih dalam batas yang rasional dan proporsional. Artinya, masih bisa membedakan antara fakta dan asumsi, serta tidak menunjukkan perilaku yang posesif atau obsesif terhadap pasangan.

Perasaan cemburu yang wajar juga merupakan salah satu bentuk ekspresi bahwa orang tersebut menghargai hubungan yang dijalani serta menginginkannya untuk tetap bertahan dan harmonis.

Oleh karena itu, cemburu yang wajar tidak perlu ditakutkan atau disembunyikan.

Dampak Negatif Cemburu Berlebihan

Meskipun merupakan emosi yang wajar dan hampir pernah dirasakan setiap orang, kecemburuan tentu memiliki batasan.

Jika kecemburuan sudah melampaui batas yang wajar, hal itu akan menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri dan hubungan. Berikut penjelasannya.

1. Hubungan Jadi Retak

Tidak ada orang yang betah memiliki pasangan yang cemburuan berlebihan. Hanya mengobrol dengan teman lawan jenis saja langsung dicemburui.

Pasangan juga akan merasa dirinya terkekang dan tidak bebas melakukan kegiatannya sehari-hari.

2. Dijauhi Oleh Orang-orang Sekitar

Sikap yang selalu mencemburui pasangan secara berlebihan juga akan membuat teman-teman di sekeliling berpikir bahwa orang yang aneh dan menyebalkan.

Tanpa disadari, hal tersebut juga dapat menyebarkan pengaruh yang negatif kepada mereka.

3. Berdampak Buruk pada Mental

Cemburu berlebihan juga bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan mental. Ini hanya akan membuat selalu curiga kepada semua orang, sering cemas, dan melihat sisi negatif dari segala sesuatu.

Rasa cemburu berlebihan juga bisa jadi tanda kurangnya rasa percaya diri, yang lama-kelamaan membuat merasa diri tidak berharga, dan pesimis.

Baca juga: Dampak Self Blaming Terhadap Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya

Demikian pembahasan mengenai batas wajar cemburu dan dampak negatif cemburu berlebihan. (WWN)