Konten dari Pengguna

Berapa Lama Patah Hati Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi patah hati. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi patah hati. Sumber foto: Unsplash

Patah hati merupakan pengalaman emosional yang paling menyusahkan. Sebab, proses penyembuhannya bisa bertahan lama hingga bertahun-tahun. Namun, hal ini juga tergantung dengan seberapa kuat dan cinta individu terhadap mantannya.

Lantas, berapa lama patah hati bisa sembuh? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Berapa Lama Patah Hati Bisa Sembuh?

Ilustrasi patah hati. Sumber foto: Unsplash

Patah hati merupakan salah satu fenomena yang bisa sangat menyakitkan. Pada fase ini, seseorang juga akan kehilangan harapan untuk hidup. Akibatnya, kesehatan pun akan terpengaruh.

Dikutip dari situs Healthline, efek dari patah hati biasanya adalah penurunan nafsu makan secara berlebihan, kurangnya motivasi untuk hidup, sakit kepala, perut, dan munculnya perasaan tidak sehat.

Oleh karena itu, patah hati bisa sangat berbahaya bagi kehidupan seseorang. Akibatnya, banyak orang yang bertanya-tanya mengenai berapa lama seseorang akan sembuh dari patah hati?

Sebuah studi mengatakan, hampir 71% orang dewasa membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk sembuh dari patah hati. Namun, penting untuk diketahui bahwa hal ini berbeda-beda bagi orang.

Proses penyembuhan dari patah hati bisa bervariasi dari satu individu ke individu lainnya, karena bergantung pada berbagai faktor seperti tingkat kedalaman hubungan, kekuatan ikatan emosional, dukungan sosial yang didapat, serta seberapa baik seseorang mengatasi emosi.

Jadi, tidak ada waktu pasti untuk proses penyembuhan patah hati. Namun, biasanya fase ini tidak memakan waktu yang banyak.

Cara Mengatasi Patah Hati

Untuk mengatasi patah hati, individu bisa melakukannya dengan menerima dan merasakan segala kesedihan, kemarahan, kesepian, dan rasa bersalah. Pahami bahwa kondisi ini sangat normal.

Selain itu, individu juga perlu memahami alasan mengapa hubungan itu berakhir. Jika kesalahan yang dibuat oleh mantan sudah tidak bisa ditoleransi, penting bagi kita untuk menghilangkan pemikiran rujuk.

Agar proses penyembuhan semakin maksimal, individu juga perlu mencari tempat untuk berkeluh kesah. Dengan membagi cerita kepada orang terpercaya, perasaan akan menjadi lebih lega.

Demikian pembahasan mengenai berapa lama patah hati bisa sembuh beserta cara megnatasinya. (RN)