Konten dari Pengguna

Berapa Rata-Rata IQ Manusia Normal? Cek di Sini

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rata-Rata IQ Manusia Normal. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rata-Rata IQ Manusia Normal. Sumber: Unsplash

Rata-rata IQ manusia normal menjadi salah satu informasi yang penting untuk diketahui guna mengetahui letak IQ diri sendiri. Tentunya, hal ini menjadi pembahasan yang menarik.

Dikutip dari buku Hitung Sendiri IQ Anda oleh Bagus Triyanto, IQ merupakan singkatan dari Intelligence Quotient. IQ merupakan pengukuran kecerdasan dan dinyatakan dalam angka.

Lantas, bagaimana ukuran rata-rata IQ manusia dan bagaimana penjelasan dari tes IQ yang banyak dilakukan?

Rata-Rata IQ Manusia Normal

Ilustrasi Rata-Rata IQ Manusia Normal. Sumber: Unsplash

Terdapat tingkatan nilai atau skor tes IQ dari rendah ke tinggi dengan rincian sebagai berikut:

  • 69 ke bawah: fungsi intelektual rendah (intellectual disability).

  • 70-79: batas fungsi intelektual (borderline).

  • 80-89: rata-rata rendah (low average).

  • 90-109: rata-rata (average).

  • 110-119: rata-rata tinggi (high average).

  • 120-129: di atas rata-rata (superior).

  • 130 ke atas: cerdas (very superior).

Dari tingkatan di atas, dapat dilihat bahwa rata-rata IQ manusia normal adalah antara 90 sampai 109.

Di Indonesia sendiri pernah dilakukan pengukuran World Data pada 2019. Hasilnya, rata-rata IQ yang dimiliki masyarakat Indonesia ada di angka 80 atau masih rendah.

Tes IQ

Seseorang dapat mengetahui berapa skor IQ melalui tes yang banyak diselenggarakan. Tes Intelligent Quotient (IQ) merupakan penilaian untuk mengetahui kemampuan kognitif.

Kemampuan kognitif adalah kemampuan inti otak dalam berpikir, mengingat, belajar, hingga memusatkan perhatian. Hasil dari tes IQ dianggap menjadi ukuran kemampuan maupun potensi intelektual.

Tes IQ banyak digunakan di zaman sekarang sejak pertama kali ditemukannya pada awal abad ke-20 oleh Alfred Binet dan dikembangkan Charles Spearman.

Ada berbagai aspek yang dinilai dalam tes IQ. Mulai dari kemampuan bahasa, penyimpanan memori, matematika, pemrosesan visual, kecepatan belajar, sampai kemampuan penalaran.

Selain mengetahui tingkat IQ, tes IQ juga mempunyai berbagai fungsi lainnya, yaitu:

  • Mengukur kemampuan akademik.

  • Menjadi pertimbangan dalam memilih studi maupun karier.

  • Memprediksi kemampuan kerja.

  • Mengetahuan kemampuan analisis dan pemecahan masalah.

  • Memprediksi hambatan intelektual.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai berapa rata-rata IQ manusia normal.(LAU)