Cara Mengatasi Trypophobia dengan Langkah Sederhana

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trypophobia adalah perasaan takut berlebihan terhadap pola berongga, seperti sarang lebah atau spons. Jika tidak segera diatasi, hal ini akan berdampak buruk bagi kehidupan pengidapnya.
Salah satu cara mengatasi trypophobia adalah dengan melakukan terapi espos. Ketahui cara lainnya di sini.
Cara Mengatasi Trypophobia
Dwinitha dalam buku berjudul Bukan Takut, Tapi Lawanlah! (Kumpulan Cerpen Tentang Phobia) menjelaskan bahwa trypophobia adalah salah satu kelainan psikologi di mana seseorang mengalami takut terhadap lingkaran dengan pola yang rapat salah satunya adalah sarang tawon.
Pengidap trypophobia yang cukup parah bisa mengalami panic attack, contohnya otot menegang, sesak napas, jantung berdebar, dan sebagainya.
Untuk mencegah hal tersebut, berikut adalah beberapa cara mengatasi trypophobia yang bisa diterapkan.
1. Melakukan Terapi Ekspos
Exposure Therapy atau terapi ekspos adalah suatu tindakan medis khusus yang dilakukan untuk membantu pasien agar bisa menghadapi ketakutan terhadap suatu hal secara bertahap.
Pengidap trypophobia akan diberikan suatu gambar maupun benda yang mempunyai pola berlubang.
Dengan terapi ini diharapkan penderita bisa terbiasa dengan lubang-lubang tersebut sehingga bisa mengubah respon takut dan cemas saat melihatnya.
2. Melakukan Terapi Perilaku Kognitif
Terapi perilaku kognitif atau CBT (Cognitive Behavioral Therapy) adalah jenis terapi untuk penderita trypophobia. Di mana terapi ini fungsinya mengubah pola pikir penderita saat berhadapan dengan suatu ketakutan dalam hidupnya.
Terapis akan memberikan bantuan dan langkah-langkah tepat tentang bagaimana pasien harus menghadapi, serta menerima ketakutan dan kecemasan yang dirasakan. Terapi ini bisa membantu hidup seseorang lebih tenang.
3. Mengonsumsi Obat-Obatan Tertentu
Pengidap trypophobia umumya akan dianjurkan mengonsumsi obat-obatan. Namun, harus berdasarkan petunjuk dari dokter.
Obat yang diberikan adalah jenis obat penenang, antidepresan, beta-blocker, dan sebagainya yang berfungsi untuk mengurangi gejala panik dan kecemasan pada penderita.
4. Melakukan Relaksasi
Penderita trypophobia dapat ditangani dengan melakukan relaksasi secara rutin. Orang yang cemas dan takut, pernapasannya akan sesak dan hal ini bisa memicu masalah yang lainnya.
Untuk itulah, ketika mulai merasa takut sebaiknya latihlah pernapasan dengan perlahan-lahan atau dengan melakukan yoga.
5. Istirahat Cukup
Istirahat dengan cukup untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah stres.
Konsumsi makanan yang bergizi dan jangan memikirkan terlalu berlebihan tentang sesuatu hal yang memicu rasa takut. Pengidap trypophobia juga bisa mengalihkan rasa takut kepada suatu hal yang disukai.
Demikianlah penjelasan tentang cara mengatasi trypophobia dengan langkah-langkah sederhana yang bisa diterapkan. (eK)
