Cara Mengetahui Otak Kanan dan Kiri dengan Tangan beserta Penjelasannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara mengetahui otak kanan dan kiri dengan tangan? Cara sederhana untuk mengetahui kecenderungan antara otak kanan dengan otak kiri adalah melalui kepalan tangan.
Seseorang dapat mencoba menyatukan dua telapak tangan dan mengepalkannya. Setelah itu, melihat posisi ibu jari. Jika ibu jari kanan menutup ibu jari kiri maka cenderung menggunakan otak kiri, demikian pula sebaliknya.
Cara Mengetahui Otak Kanan dan Kiri dengan Tangan
Cara mengetahui otak kanan dan kiri dengan tangan merupakan cara sederhana yang biasa seseorang lakukan untuk mengetahui kecenderungan dirinya, yakni lebih menggunakan otak kiri atau otak kanan. Namun, apakah cara tersebut akurat?
Bila berbicara akurat atau tidak, tentu memerlukan serangkaian tes. Oleh sebab itu, mengetahui minat, bakat, dan kecenderungan penggunakan otak kanan atau kiri juga membutuhkan tes yang merujuk pada sains.
Salah satu contohnya adalah tes psikologi yang dilakukan oleh konsultan psikologi professional. Walaupun demikian, banyak juga orang yang menggunakan kepalan tangan untuk mengetahui otak kanan dan kiri.
Berikut adalah cara mengetahui otak kanan dan kiri melalui tangan yang mengutip dari buku berjudul Masbuloh!! Again karya Avalova dan Ariana (2014: 32).
Tangkupkan kedua telapak tangan.
Perhatikan posisi jempol atau ibu jari yang paling luar, kanan atau kiri.
Jika ibu jari kanan yang berada di luar atau menutupi ibu jari kiri, artinya orang tersebut cenderung kepada otak kiri. Jika ibu jari kiri yang berada di luar atau menutupi ibu jari kanan, artinya orang tersebut cenderung kepada otak kanan.
Apa Perbedaan antara Otak Kanan dan Kiri?
Setelah melakukan tes sederhana berupa menangkupkan kedua telapak tangan, setiap orang umumnya ingin mengetahui perbedaan antara otak kanan dan kiri. Ini penjelasan tentang perbedaan dari keduanya yang mengutip dari laman Verywell Mind (Cherry, 2023).
Sisi otak kiri lebih mahir dalam tugas yang berkaitan dengan bahasa, logika, berpikir kritis, angka, dan pemikiran.
Berbeda dengan sisi otak kiri, sisi otak kanan lebih mahir dalam mengenali wajah, mengekspresikan emosi, membaca emosi, membuat musik, mengenal warna, melakukan imajinasi, intuitif, serta kreatif.
Secara umum, manusia memang terlahir dengan otak kanan dan kiri lengkap dengan bagian lain yang berfungsi bagi tubuhnya. Walaupun memiliki bentuk dan susunan otak yang sama, manusia tetap saja bisa memiliki kecenderungan otak kiri dan kanan. (AA)
