Ciri-Ciri Obsesi Terhadap Seseorang yang Perlu Diwaspadai

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri obsesi terhadap seseorang merupakan salah satu hal yang penting diwaspadai. Menurut KBBI, obsesi adalah sebuah bentuk gangguan jiwa yang sulit dihilangkan. Hal ini karena rasa obsesi membuat seseorang selalu waspada terhadap orang yang membuatnya terobsesi.
Sedangkan menurut penjelasan dari buku Psikiatri karya Marwick, Birrell, obsesi adalah pikiran, bayangan atau impuls involunter yang memiliki karakteristik penting.
Karakteristik tersebut, diantaranya, obsesi terjadi secara berulang dan intrusif serta membuat seseorang yang mengalaminya tidak nyaman, susah untuk dilawan di dalam pikiran, dan orang yang terobsesi mengenali obsesi sebagai hasil pemikirannya.
Obsesi jika dibiarkan tanpa penanganan akan menyebabkan dampak yang kurang baik. Ketika seseorang mulai terobsesi, fokus dan energinya akan dipaksakan untuk memikirkan objeknya sepanjang waktu.
Ciri-Ciri Obsesi Yang Perlu Dikaetahui
Ciri-ciri obsesi terhadap seseorang yang berlebihan bukan hanya dapat mengganggu kenyamanan orang yang terobsesi. Melainkan juga mengganggu orang yang notabene menjadi objek obsesinya.
Untuk meminimalisir hal-hal yang kurang baik, berikut ciri-ciri obsesi yang bisa digunakan parameter dalam mendeteksi obsesi.
1. Melarang Seseorang Melakukan Aktivitas yang Sebenarnya Biasa Saja
Salah satu ciri obsesi terhadap seseorang adalah sering melarang seseorang melakukan aktivitas yang sebenarnya biasa saja. Orang yang obsesi memiliki rasa takut yang berlebihan sekaligus berpikiran buruk dan khawatir kejadian buruk yang akan menimpa ketika seseorang tersebut melakukan aktivitas.
2. Selalu Mengontrol
Orang yang obsesi selalu berusaha untuk melakukan kontrol terhadap objeknya. Ia akan melakukan beragam cara untuk melindungi dan menjaga orang tersebut. Ia merasa bahwa apa yang dipikirkannya, apa yang dilakukannya, adalah sesuatu yang benar.
3. Menghabiskan Waktunya untuk Sesuatu yang Membuatnya Obsesi
Sebagaimana yang telah disinggung pada penjelasan di atas, orang yang obsesi cenderung menghabiskan waktunya untuk memikirkan seseorang yang membuatnya terobsesi.
Ia tidak sadar jika apa yang dilakukannya tersebut telah menguras energi dan mengabaikan hal-hal penting lainnya.
4. Memprioritaskan Orang Tersebut Lebih dari Apapun
Orang yang terobsesi terhadap seseorang cenderung selalu berada dekat dengan orang yang membuatnya terobsesi. Ia akan memprioritaskan orang tersebut lebih dari apapun.
Biasanya ciri seperti ini ditandai dengan mulai menghindari teman-teman dekatnya dan menjauh dari lingkungan atau hal-hal yang tidak berkaitan dengan orang yang membuatnya terobsesi.
Itulah ciri-ciri obsesi terhadap seseorang yang penting diketahui untuk meminimalisir munculnya obsesi yang berlebih.
(DAI)
