Ciri-ciri Orang Playing Victim yang Harus Dikenali Sejak Awal

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini, playing victim sering kali menjadi sifat dan sikap manusia yang menjadi perbincangan banyak orang. Ciri-ciri orang playing victim salah satunya adalah orang yang hanya fokus pada masalah, bukan solusi.
Playing victim sendiri bisa dilakukan oleh siapa saja, baik orang-orang di sekitar rumah maupun dalam lingkup dunia kerja. Orang yang berperilaku playing victim biasanya akan bertindak seolah-olah menjadi orang paling menderita.
Dikutip dari buku Toxic Relationship Free: Ketika Hubungan Meracuni Masa Depan, Apa yang Harus Dilakukan? karya Christy MS, berikut ini beberapa ciri orang playing victim.
Ciri-ciri Orang Playing Victim
Orang yang memiliki kebiasaan playing victim biasanya percaya bahwa mereka tidak memiliki kontrol terhadap hal-hal yang terjadi dalam kehidupannya. Agar lebih mengetahui tentang playing victim, simak ciri-ciri orang playing victim berikut.
1. Orang yang Hanya Fokus pada Masalah, Bukan Solusi
Pada dasarnya, orang yang playing victim adalah orang yang menunjukkan sedikit ketertarikan dalam membuat perubahan positif. Bahkan orang yang playing victim akan menolak untuk dibantu dan lebih suka mengasihani diri sendiri.
2. Selalu Beranggapan Hal Buruk akan Terjadi pada Dirinya
Ciri selanjutnya yaitu orang- playing victim akan menganggap bahwa hal buruk akan selalu terjadi pada mereka. Ia tidak melakukan usaha apapun untuk bisa keluar atau terhidar dari hal buruk tersebut.
3. Frustasi dan Marah
Playing victim sering kali membuat seseorang mudah merasa frustasi dan marah. Hal itu karena mereka berpikir bahwa dunia selalu bertentangan dengan keinginannya.
4. Lepas dari Tanggung Jawab
Ciri selanjutnya yaitu orang yang lepas dari tanggung jawab karena merasa bukan dirinya yang harus disalahkan. Sehingga mereka akan melakukan playing victim agar tidak disalahkan dan tidak harus bertanggung jawab.
5. Melebih-lebihkan Keadaan
Supaya tidak disalahkan dan dipaksa tanggung jawab, orang yang playing victim cenderung melebih-lebihkan keadaan serta membesarkan masalah. Bukannya bertanggung jawab, mereka justru akan menciptakan drama dengan menambahkan penderitaannya.
Banyak ciri-ciri orang playing victim dalam kehidupan yang harus diketahui oleh setiap orang. Agar tidak mudah diberdayakan karena playing victim akan mengganggu ketenangan orang lain. (DSI)
