Ciri-ciri Orang Self Centered yang Perlu Diketahui

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja ciri-ciri orang self centered? Manusia sebagai mahluk sosial sering berhadapan dengan berbagai kepribadian. Salah satu sifat yang dapat mengganggu keharmonisan interaksi adalah perilaku self-centered atau egois.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang self centered, simak uraian berikut ini.
Ciri-Ciri Orang Self Centered
Mengenali ciri-ciri orang yang memiliki sifat ini dapat membantu dalam memahami dinamika hubungan dan menjaga keseimbangan pada interaksi sosial.
1. Percakapan Sepihak
Pertama-tama, orang self-centered cenderung memonopoli percakapan. Saat berbicara, mereka kurang memperhatikan orang lain dan lebih fokus pada diri sendiri.
Terapis Taneille Smith, LMFT, LMHC, menjelaskan bahwa perilaku ini mencerminkan kapasitas rendah untuk ingin tahu atau memahami perspektif orang lain.
Contohnya ketika berbagi pengalaman sulit, mereka mungkin lebih tertarik menceritakan pengalaman mereka tanpa memedulikan kekhawatiran orang lain.
2. Feedback yang Kurang
Dalam hubungan dengan orang self-centered, terdapat pola di mana pemberian waktu, energi, dan perhatian kepada mereka tidak diimbangi dengan feedback yang memadai.
Ketidakpedulian terhadap usaha dan pengorbanan orang lain menunjukkan bahwa mereka lebih mementingkan diri sendiri daripada membangun hubungan yang seimbang.
Hal ini dapat menciptakan ketidaknyamanan dan merusak dinamika interpersonal.
3.Tidak Memiliki Kesadaran terhadap Keseimbangan dalam Hubungan
Hubungan yang sehat memerlukan keseimbangan dalam memberikan dan menerima. Orang dengan self-centered mungkin tidak mampu atau tidak mau menciptakan keseimbangan sehingga akan memengaruhi dinamika hubungan.
Kesadaran akan pentingnya keseimbangan dapat membantu kita mengelola interaksi sosial dengan bijak.
4. Cenderung Membicarakan Dirinya
Orang self centered adalah orang yang cenderung dalam pembicaraan atau obrolan banyak menceritakan kelebihan-kelebihan dirinya atau orang-orang tercinta. Misalnya memamerkan kehebatan anaknya, kehebatan dirinya, dan lain sebagainya.
Itulah pembahasan tentang ciri-ciri orang self centered yang perlu diketahui.
Tidak semua interaksi sosial akan sempurna. Namun, dengan kesadaran akan ciri-ciri orang self-centered, setiap orang dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam membangun dan menjaga hubungan yang sehat.
Dengan begitu, setiap orang dapat meminimalkan dampak negatif dan menjaga keharmonisan interaksi sosial. (DAI)
