Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri People Pleaser dan Cara Mengatasinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri people pleaser. Sumber foto: pexels/kimmi jun.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri people pleaser. Sumber foto: pexels/kimmi jun.

Ciri-ciri people pleaser merupakan salah satu topik yang cukup banyak dicari dan diperbincangkan. Secara umum, merasa tidak enak dengan orang lain adalah kondisi yang wajar. Namun, jika terlalu berlebihan hal tersebut dapat berdampak buruk pada kehidupan.

Dalam buku Kita tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang, Patrick King mengajarkan tak ada salahnya untuk belajar memprioritaskan diri sendiri. Dengan catatan tidak merugikan orang lain.

People pleaser seringkali tidak memprioritaskan dirinya. Sebaliknya, mereka sering mengorbankan diri sendiri untuk orang lain, membiarkan orang lain mengambil suatu kesempatan karena perasaan tidaka enak dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri People Pleaser

Ilustrasi ciri-ciri people pleaser. Sumber foto: pexels/Miftah Rafli Hidayat.

Berikut beberapa ciri-ciri people pleaser yang bisa digunakan sebagai patokan apakah seseorang termasuk ke dalam tipe pople pleaser atau tidak.

  • Suka merendahkan dirinya sendiri.

  • Sering mengorbankan kebahagiaan dirinya demi orang lain.

  • Tidak berani menolak atau mengatakan tidak.

  • Sering menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhannya sendiri.

  • Tidak mengungkapkan perasaan negatifnya, seperti kecewa, marah, dan lain sebagainya.

  • Takut orang lain kecewa pada dirinya.

Cara Mengatasi People Pleaser

Jika mendapati beberapa ciri-ciri people pleaser di atas ada pada Anda, maka perlu melakukan pengobatan untuk meminimalisir hal tersebut. Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi people pleaser.

1. Terapi Mindfullnes

Terapi mindfullnes bisa digunakan untuk mengatasi perasaan tidak enakan pada orang lain. Yaitu dengan metode melatih kefokusan pada keadaan disekitar serta menerimanya secara terbuka.

Dalam terapi tersebut seseorang diajarkan untuk latihan pernapasan. Pasien diarahkan untuk memfokuskan dirinya pada pernapasan, serta mengalihkan perhatian pada pikiran-pikiran yang merugikan.

Dengan melakukan terapi tersebut, seseorang dapat membatasi dirinya dalam melakukan pengorbanan kepada orang lain.

Kabar menariknya lagi, pelaku terapi mindfullnes juga bisa mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial secara optimal dan lebih baik.

2. Bersikap Tegas pada Diri Sendiri dan Orang Lain

Metode kedua yang bisa dilakukan yaitu mengajak diri sendiri untuk belajar tegas dan menentukan prioritas. Mana hal yang harus diutamakan dan mana hal yang harus dikesampingkan.

Dengan belajar melakukan pembedahan tentang hal tersebut, maka secara perlahan-lahan people pleaser berangsur berkurang.

Prioritas yang dimaksud disini yaitu jika dirasa tidak permintaan tolong orang lain membebani diri sendiri, hal penting untuk dilakukan adalah menolak.

Ciri-ciri people pleaser dan cara mengatasinya tersebut bisa digunakan sebagai bahan referensi untuk meminimalisir perasaan tidak enakan yang terlalu berlebihan. (DAI)