Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Perilaku Gaslighting yang Penting Diwaspadai

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi gaslighting (Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi gaslighting (Pexels)

Ciri-ciri perilaku gaslighting merupakan pola yang sering kali tidak terlihat jelas namun memiliki dampak psikologis yang mendalam pada korban.

Mengenali ciri-ciri dari gaslighting dapat menjadi langkah awal untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari pengaruh negatifnya.

Pengertian Gaslighting

ilustrasi gaslighting (Pexels)

Dikutip dari buku Slang Words to Master English karya Erfina Maulida Khabib, M.Pd., gaslighting adalah praktik memanipulasi individu sehingga mereka meragukan kejelasan atau kebenaran pengalaman serta persepsi mereka sendiri.

Istilah ini berasal dari drama pada tahun 1938 yang berjudul "Gas Light", yang kemudian diadaptasi menjadi dua film yang sukses pada tahun 1940-an.

Jika tindakan ini sering dilakukan secara terus-menerus untuk mengubah realitas, maka bisa membuat korban meragukan dirinya sendiri, dan membuatnya bergantung pada pelaku gaslighting.

Mengenal Ciri-ciri Perilaku Gaslighting

Penting untuk memahami ciri-ciri perilaku gaslighting sebagai langkah pertama dalam melindungi diri dari manipulasi emosional.

Berikut ini beberapa perilaku gaslighting yang wajib untuk diperhatikan:

1. Manipulatif

Pelaku gaslighting cenderung menggunakan manipulasi emosional atau psikologis untuk mendapatkan kendali dan membuat korban merasa ragu-ragu.

2. Perkataan tidak Sama dengan Perilaku

Mereka sering kali mengatakan satu hal namun bertindak sebaliknya, menciptakan kontradiksi antara perkataan dan perilaku mereka.

3. Menyalahkan Korban

Gaslighter cenderung menyalahkan korban atas masalah atau situasi yang sebenarnya mereka yang menciptakannya.

4. Mengubah Fakta

Mereka memiliki kemampuan untuk mengubah serta memanipulasi fakta dan kronologi peristiwa, menciptakan kebingungan pada korban yang akhirnya meragukan kejadian sebenarnya yang telah mereka alami.

5. Terbiasa terhadap Kebohongan

Pelaku gaslighting terbiasa dalam berbohong secara konsisten, sehingga sulit bagi korban untuk membedakan kebenaran dari kebohongan.

6. Menyebabkan Kebingungan

Mereka menciptakan situasi yang membingungkan dan tidak konsisten, menyulitkan korban untuk memahami realitas sebenarnya.

7. Membuat Korban Merasa Bersalah

Gaslighter memiliki kecenderungan untuk menempatkan beban rasa bersalah pada korban, mengarahkan dan menyalahkan mereka atas situasi yang sebenarnya di luar kendali korban.

Selain itu, pelaku kerap menciptakan tekanan emosional yang membebani serta menimbulkan perasaan tak berdaya pada korban.

Ciri-ciri perilaku gaslighting merupakan sinyal penting untuk diwaspadai dalam hubungan personal maupun profesional.

Mengenali ciri-ciri perilaku gaslighting ini adalah langkah awal untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh pola perilaku gaslighting ini.