Ciri Hubungan yang Harus Diakhiri agar Tidak Makan Hati

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap pasangan pasti ingin hubungan yang awet dan langgeng, namun ada kalanya hubungan yang sudah dibina harus diakhiri.
Salah satu ciri hubungan yang harus diakhiri adalah hubungan yang sudah tidak sehat. Selain itu, masih ada beberapa pertanda bahwa hubungan harus segera diakhiri agar tidak makan hati. Simak penjelasannya di sini.
Ciri Hubungan yang Harus Diakhiri
Hubungan yang dijalani dengan pasangan, tidak selalu berjalan dengan baik karena satu dan lain hal. Saat hal tersebut terjadi, kadang kita harus dihadapkan pada pilihan akhir, yaitu berpisah.
Namun, kita perlu membedakan antara hubungan yang masih bisa diperbaiki dan hubungan yang sudah tidak lagi bisa diselamatkan, agar bisa membuat keputusan yang tepat.
Daniel Puspo dalam buku Tibadikamu: Sebuah Perjalanan Menuju Kamu menjelaskan bahwa hubungan yang harus diakhiri memiliki ciri sebagai berikut:
Kerap kali terjadi perdebatan akan hal sepele yang seharusnya tidak perlu ada.
Komunikasi seringkali tersendat bahkan tidak lancar.
Ada pembatasan terhadap ruang gerak untuk tetap bersosialisasi dengan teman bahkan keluarga di lingkungan sosialnya.
Penentuan keputusan dilakukan oleh sepihak tanpa diskusi.
Selalu curiga dan tidak lagi ada rasa percaya.
Kata maaf dan penerimaan maaf seringkali sulit diberikan, bahkan tidak ada perasaan bersalah ketika melakukan kesalahan.
Mengutamakan ego masing-masing dan menganggap pasangan sebagai saingan, bahkan mulai muncul rasa iri ketika melihat pasangan berhasil.
Sudah enggan untuk menyebutkan nama atau mengingat sesuatu mengenai pasangan, apalagi bercerita tentangnya.
Sulit merasakan kebahagiaan karena justru saat dekat dengan pasangan, timbul rasa cemas, rendah diri, hingga ketakutan.
Meski begitu, seseorang yang berada di hubungan tidak sehat semacam ini sering kali justru tidak berani keluar dari hubungan tersebut. Bahkan walau pasangan suka melakukan kekerasan verbal dan fisik.
Hal ini terjadi karena biasanya hubungan tersebut sudah membentuk pola atau siklus yang cenderung merusak, tetapi justru menjadi zona nyaman bagi beberapa orang.
Oleh karena itu, setiap orang perlu berjuang untuk lepas dari zona nyaman tersebut. Walau tidak mudah untuk membentuk sebuah pola yang baru, penting untuk dapat membiasakan diri.
Demikian pembahasan mengenai ciri hubungan yang harus diakhiri agar kita bisa hidup dengan tentram dan bahagia. (SP)
