Common Sense: Pengertian dan Maknanya yang Perlu Dipahami

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu filsafat, common sense adalah pengetahuan biasa yang dipakai terutama dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengetahui seluk beluk sedalam dan seluas-luasnya.
Orang dengan common sense yang baik biasanya banyak bertanya dan selalu berpikir panjang. Bukan hanya tentang perilakunya, tetapi juga konsekuensi atau dampak dari tiap tindakan yang dilakukan.
Pengertian Common Sense Menurut Ahli beserta Contohnya
Common sense adalah satu dari sekian banyak topik yang dipelajari dalam ilmu filsafat. Apabila dilihat dari bahasa gaul, istilah tersebut berarti akal sehat, nalar umum, atau nalar wajar. Sementara secara umum, common sense yaitu penilaian yang amat masuk akal terhadap sebuah situasi.
Akal sehat sendiri diartikan sebagai penilaian praktis dan masuk akal mengenai masalah sehari-hari. Dengan kata lain, kemampuan dasar guna memahami, melihat, serta menilai dengan cara yang umumnya dimiliki hampir oleh semua orang.
1. Pengertian Commons Sense Menurut Para Filsuf
Aristoteles: kemampuan utama dalam diri manusia guna memutuskan suatu pengetahuan mengenai realitas konkret yang bisa diiinderai oleh banyak orang. Subyek memerhatikan atau memahami obyek dengan indera dan itulah yang menjadikan pengetahuan terbukti.
Plato: pengetahuan yang merupakan hasil dari persepsi kebanyakan orang.
George Berkeley: kemampuan manusia dalam menyerap obyek nyata berupa perwujudan benda yang ditangkap oleh indera atas dasar pola pikir maupun akal budi.
Thomas Reid: akumulasi pengalaman lewat pemahaman yang sederhana.
George Edward Moore: kemampuan terpadu antara aktivitas penginderaan serta kesadaran mengenai obyek benda material secara langsung.
2. Contoh Common Sense
Tidak menyentuh knalpot motor ketika panas.
Tidak bercanda saat melayat sebab masih dalam keadaan berkabung.
Meminta maaf bila merasa melakukan kesalahan.
Membawa baju hangat ketika hendak mengunjungi kawasan yang dingin.
Memahami bahwa cuaca panas menyebabkan es batu lekas meleleh.
Memahami bila lampu merah menyala berarti kendaraan harus berhenti.
Mengerti jika memasukkan tangan ke air panas adalah hal yang berbahaya.
Mengecilkan volume suara ketika berada di perpustakaan sesuai norma kesopanan.
Common sense adalah pengertian yang amat lazim yang diperoleh melalui pengalaman serta pengetahuan di dalam kejadian sehari-hari. Kehadirannya tidak terlepas dari berbagai proses logika serta pendapat pribadi seseorang. (DN)
