Contoh Baby Blues Syndrome Lengkap dengan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meski bahagia karena kelahiran sang buah hati, tidak sedikit ibu yang mengalami sindrom baby blues. Contoh baby blues syndrom seperti seorang ibu yang merasa sedih dan senang secara bersamaan ketika menjadi ibu baru.
Sindrom baby blues membuat ibu yang mengalami menjadi sedih dan mood-nya terganggu cukup parah setelah melahirkan. Sindrom baby blues sendiri adalah kondisi mental berupa perasaan cemas dan sedih berlebihan yang dialami wanita setelah melahirkan.
Dikutip dari buku Best Of The Best MPASI Gizi Tepat karya Fasty Arum Utami, S.Gz. M.Sc, berikut terdapat contoh dan cara mengatasi sindrom baby blues.
Contoh Baby Blues Syndrome
Baby blues syndrome dapat ditandai dengan perubahan suasana hati dengan cepat dari senang menjadi sedih. Contoh baby blues syndrome yaitu ketika seorang ibu merasa senang dan bangga dengan pekerjaan sebagai ibu baru.
Berikutnya ibu tersebut tiba-tiba menangis karena merasa kesulitan dan tidak mampu mengerjakan tugasnya sebagai ibu baru. Selain itu, baby blues syndrom juga dapat terjadi dengan berbagai gejala seperti kelelahan yang membuatnya tidak mampu mengurus diri sendiri.
Baby blues syndrome juga dapat dicontohkan ketika ada seorang ibu yang dengan tega membuang bayinya karena sudah tidak sanggup merawat. Biasanya ini terjadi karena ia merasa cukup lelah dengan yang dijalaninya sebagai seorang ibu baru.
Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome
Ketika mengalami baby blues syndrome, maka segera atasi dengan cara yang tepat seperti berikut.
Tidak membiarkan diri sendiri terus menerus dalam kesedihan hingga merasa tidak berdaya. Yakinkan diri sendiri bahwa apa yang dijalani adalah hal yang menyenangkan dan impian banyak orang.
Mulai belajar menerima kenyataan dan mengubah cara pikir dari yang negatif menjadi pemikiran yang positif. Ini akan membuat sindrom baby blues lebih cepat hilang.
Bila perlu komunikasikan perasaan pada di ayah tentang apa yang menjadi kekhawatiran ibu. Baik takut tidak bisa membesarkan anak, membuat bayi sakit atau meninggal dan lain sebagainya.
Menyakinkan hati bahwa pasti sanggup merawat dan mengasuh bayi dengan sebaik mungkin.
Masih banyak contoh baby blues syndrome yang dapat dengan mudah ditemui di kehidupan. Selain itu, perlu juga memperhatikan tata cara mengatasinya agar baby blues syndrome dapat sembuh dan segera berakhir. (DSI)
