Konten dari Pengguna

Dampak Fanatisme Terhadap Perilaku Sosial

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak Fanatisme. Sumber foto: Pexels/Ucapkan Terima Kasih!Tunjukkan apresiasi kepada Antoni Shkraba.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak Fanatisme. Sumber foto: Pexels/Ucapkan Terima Kasih!Tunjukkan apresiasi kepada Antoni Shkraba.

Dampak fanatisme terhadap perilaku sosial merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui setiap orang. Apalagi di zaman digital serba majju seperti saat ini. Sikap fanatisme seringkali menimbulkan konflik dan perpecahan antara satu dan lainnya.

Secara terminologi, fanatisme adalah pengabdian kepada kitab suci yang terlalu antusias bahkn bisa dikatakan berlebihan.

Sementara menurut Kadar Risman dalam buku Fanatisme Mahasiswa Islam, fanatisme adalah gambaran perilaku seseorang terhadap suatu objek yang disukai atau diminati.

Dampak Fanatisme Dalam Perilaku Sosial

Ilustrasi dampak fanatisme. Sumber foto: Thirdman/Pexels.com

Secara harfiah, fanatisme adalah sikap menyukai atau membela sesuatu dengan sangat kuat dan antusias.

Pada praktiknya, sikap fanatisme seringkali mengakibatkan tindakan atau perilaku yang berlebihan, tidak rasional, tidak masuk akal, mengedepankan ego, dan lain sebagainya.

Sikap tersebut ternyata dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap perilaku sosial seseorang, baik dampak positif maupun negatif.

Berikut adalah penjelasan mengenai dampak negatif dan positif dari sikap fanatisme dalam perilaku sosial.

1. Dampak Negatif Fanatisme

Pada dasarnya, fanatisme dapat memicu terjadinya aksi kekerasan terhadap seseorang atau kelompok tertentu. Selain itu, bisa juga berdampak pada mental atau psikologis seseorang.

Orang fanatisme biasanya akan menganggap dirinya benar dan oranglain salah. Tidak jarang orang fanatisme akan memaksa orang lain untuk mengikuti pemikiran yang mereka miliki.

Jika dilakukan secara paksa dan terus menerus, hal tersebutdapat membuat orang lain merasa benci dan kesal. Seringkali orang yang terlalu fanatik dapat bermasalah dengan hukum akibat dari sikap egonya.

2. Dampak Positif Fanatisme

Fanastisme tak selamanya berdampak buruk. Ada beberapa dampak positif yang bisa diperoleh dari fanatisme tersebut. Salah satunya adalah loyalitas.

Orang yang fanatisme terhadap sesuatu cenderung akan lebih loyal terhadap sesuatu. Ia akan berusaha keras dan rela melakukan segala cara guna membela apa yang dianggapnya benar.

Jika fanatisme tersebut terkait dengan organisasi atau kelompok, Mereka akan lebih mudah mengalami perkembangan karena adannya rasa cinta yang besar untuk memajukan organisasi atau kelompok tersebut.

Itulah penjelasan mengenai dampak fanatisme terhadap perilaku sosial yang perlu diketahui setiap orang. (DAI)