Konten dari Pengguna

Defense Mechanism: Pengertian, Contoh, dan Cara Kerjanya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi defense mechanism. Sumber: Cliff Booth/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi defense mechanism. Sumber: Cliff Booth/pexels.com

Mekanisme pertahanan diri atau defense mechanism adalah cara seseorang dalam memberikan perlindungan bagi dirinya ketika sedang merasa tak nyaman akan suatu hal.

Sanyata dalam Mekanisme dan Taktik Bertahan: Penolakan Realita dalam Konseling menyebutkan jika mekanisme pertahanan diri perlu dilakukan agar seseorang tidak mengeluarkan emosi negatif.

Untuk memahami lebih lanjut tentang pengertian defense mechanism beserta contoh dan cara kerjanya, mari baca artikel ini sampai tuntas.

Apa itu Defense Mechanism?

Ilustrasi defense mechanism. Sumber: olia danilevich/pexels.com

Mekanisme pertahanan diri atau defense mechanism adalah suatu bentuk strategi perlindungan diri yang dilakukan seseorang saat merasa tak nyaman.

Cara ini dilakukan seseorang agar tidak merasa terluka ketika berada dalam situasi yang kurang menyenangkan.

Pada dasarnya, defense mechanism bukan tergolong sebagai cara yang dilakukan sesorang untuk mengatasi masalah dalam bersosialisasi. Karena defense mechanism merupakan reaksi spontan yang dilakukan seseorang ketika merasa tak nyaman untuk menghindari perasaan negatif.

Contoh Defense Mechanism

Berikut adalah beberapa contoh defense mechanism dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Penyangkalan untuk menolak suatu fakta yang terjadi.

  2. Melepaskan kekesalan kepada teman, keluarga, maupun barang.

  3. Menyembunyikan perasaan negatif yang dimilikinya agar bisa melupakannya.

  4. Menghindari informasi yang diinginkan.

Cara Kerja Defense Mechanism

Mekanisme pertahanan diri atau defense mechanism adalah cara seseorang untuk melindungi dirinya sendiri atas situasi buruk yang bisa memicu timbulnya emosi negatif.

Cara kerja dari mekanisme pertahanan diri adalah dengan mengidentifikasi penyebab stres dari alam bawah sadar.

Jika alam bawah sadar mendeteksi jika suatu situasi memicu perasaan negatif, mekanisme pertahanan diri akan aktif secara otomatis.

Defense mechanism sendiri sebenarnya tidak bisa diidentifikasi secara fisik. Di mana seseorang yang bisa saja terlihat normal dalam menyikapi masalah, padahal defense mechanism dalam dirinya telah aktif.

Meski begitu, mekanisme pertahanan diri adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan secara terus-menerus. Sebab, beberapa jenis defense mechanism bisa menimbulkan dampak negatif.

Adapun beberapa tanda memperburuknya kondisi psikologi seseorang antara lain:

  1. Seseorang mudah merasa sedih dan depresi.

  2. Menghindari kegiatan sehari-hari yang biasanya dilakukan.

  3. Menghindari interaksi dengan orang-orang di sekitar yang sebelumnya dekat.

  4. Enggan bangun dari tempat tidur.

  5. Sulit membangun hubungan sehat dengan orang lain.

Demikian informasi seputar defense mechanism beserta contoh dan cara kerjanya. [ENF]