Definisi dan Cara Menumbuhkan Equanimity dalam Psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Equanimity dalam psikologi adalah keseimbangan batin. Secara etimologis, istilah equanimity berasal dari istilah dalam bahasa Latin, yakni aequus yang artinya datar atau rata dan animus yang artinya roh.
Berdasarkan asal-usul kata tersebut, jelas bahwa equanimity memang merujuk pada kedataran alias keseimbangan roh atau batin. Oleh sebab itu, beberapa orang menganggap bahwa seseorang yang mempunyai equanimity akan lebih tenang dalam menjalani hidup.
Definisi Equanimity dalam Psikologi
Jika melihat susunan katanya, equanimity sudah terlihat tidak termasuk dalam kosakata bahasa Indonesia. Istilah ini yang memiliki asal-usul dari bahasa Latin, yakni aequus yang artinya adalah datar serta animus yang artinya roh.
Walaupun memiliki asal-usul dari bahasa Latin, istilah equanimity kini lebih banyak dikenal sebagai salah satu kosakata dalam bahasa Inggris yang dalam bahasa Indonesia berarti ketenangan atau kesabaran.
Equanimity dalam psikologi sendiri mempunyai definisi yang lebih luas dari sekedar kata ketenangan atau kesabaran. Pada psikologi, equanimity memiliki arti sebagai keseimbangan batin.
Mengutip dari Psikologi Kognitif karya Fahlevi, dkk. (2023: 66), seorang individu dapat memiliki atau mengalami keseimbangan batin jika mampu memandang hidup dengan perspektif yang luas dan mempunyai penyerahan diri atas kehidupan yang dijalaninya.
Selain itu, masih di halaman yang sama, Fahlevi, dkk. pun menjelaskan bahwa kondisi keseimbangan batin membuat individu mampu memberikan respons yang tepat ketika mengalami permasalahan dalam hidup.
Cara Menumbuhkan Equanimity
Bila mencermati definisi equanimity dalam psikologi, dapat dipahami bahwa keseimbangan batin seseorang dapat memberikan pengaruh positif bagi dirinya. Salah satu pengaruh itu adalah membuat seseorang mampu untuk merespons masalah dengan tepat.
Kondisi tersebut bisa saja membuat seseorang ingin mempunyai keseimbangan batin. Setiap orang memang bisa untuk mencapai keseimbangan batin, tetapi hal itu membutuhkan proses.
Mengutip dari laman PositivePsychology.com (Schaffner, 2023), berikut adalah beberapa cara menumbuhkan equanimity:
Meditasi, yakni melakukan meditasi secara sadar dan teratur untuk mengembangkan kesadaran, penerimaan, serta non reaktivitas saat ini.
Melakukan teknik pengaturan emosi, yakni dengan mempelajari pelatihan pengaturan emosi. Misalnya, pernapasan, relaksasi otot progresif, serta menulis jurnal.
Restrukturisasi kognitif, yakni melakukan aktivitas yang membawa diri untuk memecahkan masalah secara kreatif, mempelajari berbagai sudut pandang, serta mengembangkan pola pikir.
Melatih difusi kognitif, yakni dengan mempraktikkan seni meredakan emosi serta kognisi. Seseorang dapat belajar mengamati lebih baik daripada terjerat dengan pemikiran sendiri.
Setelah menyimak ulasan ringkas tentang equanimity dalam psikologi, dapat dipahami bahwa setiap individu memungkinkan untuk mencapai titik tersebut. Setiap orang hanya perlu melakukan serangkaian cara positif serta konsultasi dengan psikolog. (AA)
