Konten dari Pengguna

Definisi Projection dalam Psikologi dan Cara Menghentikannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi projection dalam psikologi. Sumber: Liza Summer/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi projection dalam psikologi. Sumber: Liza Summer/pexels.com

Projection dalam psikologi adalah suatu mekanisme pertahanan diri yang membantu seseorang untuk mengalihkan emosinya terhadap orang lain.

Nastiti dalam Psikologi Proyeksi (Pengantar Memahami Kepribadian secara Akurat) menyebutkan jika proyeksi psikologi adalah suatu cara mekanisme pertahanan diri yang dilakukan secara tidak sadar.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar apa itu projection dalam psikologi, baca artikel ini sampai tuntas.

Apa Itu Projection dalam Psikologi?

Ilustrasi projection dalam psikologi. Sumber: Pixabay/pexels.com

Konsep projection dalam psikologi pertama kali dikenalkan oleh Sigmund Freud karena pasien sering menganggap jika orang lain memiliki emosi yang serupa dengan dirinya.

Adapun pengertian projection dalam psikologi adalah mekanisme pertahanan diri dengan mengalihkan emosi yang tidak diinginkan kepada orang lain dan biasanya terjadi secara alami.

Misalnya, saat seseorang berselingkuh, bukannya memilih jujur, tetapi dirinya justru memutuskan untuk menuduh pasangannya telah melakukan hal yang sama.

Cara Menghentikan Projection dalam Psikologi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, projection dalam psikologi adalah salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri. Meski begitu, hal ini justru bisa merugikan hubungan.

Adapun beberapa cara menghentikan projection dalam psikologi adalah.

1. Bertanya kepada Orang Lain

Salah satu cara menghentikan projection dalam psikologi adalah bertanya kepada orang lain terkait kepribadian diri sendiri yang pernah mengganggu, menyakitinya, atau menyinggungnya.

Seseorang bisa memilih rekan yang tepat dan dapat dipercaya untuk bersikap terbuka serta jujur. Hal ini akan membantu diri sendiri untuk memahami setiap perbuatannya.

2. Mengenali Diri Sendiri

Cara menghentikan projection dalam psikologi selanjutnya adalah dengan mengenali diri sendiri, khususnya kelemahan dalam diri.

Apabila perlu, seseorang bisa menuliskannya di dalam jurnal agar lebih detail. Di samping itu, cara ini juga bisa dilakukan dengan refleksi diri sehingga seseorang dapat melihat dirinya secara objektif.

3. Berkonsultasi

Cara menghentikan projection dalam psikologi yang terakhir adalah dengan berkonsultasi kepada pakar, seperti psikolog. Cara ini bisa dilakukan ketika seseorang kesulitan mengidentifikasi penyebab dirinya melakukan proyeksi psikologi.

Dengan menemui psikolog, seseorang bisa mengetahui berbagai penyebab dirinya melakukan proyeksi dan mencoba memberikan saran untuk mengatasi hal tersebut.

Demikian sederet informasi mengenai apa itu projection dalam psikologi dan cara menghentikannya. [ENF]