Free Range Parenting: Pengertian dan Contohnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Free range parenting adalah jenis pola asuh yang identik dengan memberikan kebebasan bagi anak. Dalam metode pola asuh ini, orang tua cenderung memberikan ruang kebebasan bagi anak untuk mengatur kehidupannya.
Penerapan free range parenting ini banyak ditemukan dalam lingkungan sekitar sebab pola asuh tersebut dianggap cukup bagus bagi perkembangan anak.
Pengertian Free Range Parenting
Parenting merupakan salah satu istilah yang umum dikenal dalam pembelajaran dan penerapan pola asuh anak.
Dalam buku berjudul Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah untuk Masa Depan Anak di Era Milenial, Eko Setyo Budi, A.Md. LLAJ., S.Ag., S.E., M.M. (2022), parenting atau pola asuh orang tua terhadap anak meliputi pemenuhan kebutuhan anak.
Pemenuhan kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan fisik, yaitu mulai dari kebutuhan makanan dan minuman, dan juga memenuhi kebutuhan psikologi yang meliputi kasih sayang, rasa aman, serta bersosialisasi dengan masyarakat sekitar agar anak dapat menjalani hidup selaras dengan lingkungan.
Ada banyak sekali model parenting yang dapat diterapkan orang tua, salah satunya adalah free range parenting.
Free range parenting adalah pola asuh yang mengutamakan kemandirian dan kebebasan bagi anak. Model pola asuh ini cukup banyak dipilih orang tua saat ini sebab free range parenting dianggap cukup bagus untuk perkembangan anak.
Salah satu manfaat dan kelebihan penerapan free range parenting dalam pola asuh anak, yaitu:
Membentuk anak menjadi pribadi yang lebih mandiri
Meningkatkan rasa percaya diri bagi anak
Membantu anak menjadi probadi yang berani dan tidak takut dengan tantangan
Contoh Free Range Parenting
Contoh penerapan free range parenting, antara lain:
Memberikan kebebasan pada anak untuk mengatur jadwal belajar, latihan sepak bola, les renang, hingga bermain sesuai dengan keinginannya.
Membebaskan anak untuk beraktivitas di luar rumah dibanding berkutat dengan gadget dan permainan dalam ponsel.
Orang tua memberikan anak otoritas dalam membuat keputusan dalam hidupnya seperti memilih ekskul dan les yang diinginkannya.
Itu dia pembahasan mengenai free range parenting adalah pola asuh yang menekankan pada kebebasan bagi anak beserta kelebihan yang dirasakan anak. Semoga bermanfaat bagi orang tua dan calon orang tua. (DAP)
