Konten dari Pengguna

Gynophobia: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Gynophobia. Sumber: Moose Photos/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Gynophobia. Sumber: Moose Photos/Pexels.com

Gynophobia adalah rasa takut yang tidak masuk akal terhadap wanita. Fobia ini bisa memicu kecemasan berlebihan saat bertemu wanita. Kondisi demikian tentu perlu mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk itulah, pahami penyebab, gejala, dan pengobatannya berikut.

Apa Itu Gynophobia?

Ilustrasi: Gynophobia. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com

Al Fatih dalam buku berjudul Tidak Mudah Menjadi Perempuan menjelaskan bahwa gynophobia merupakan suatu kondisi di mana laki-laki takut terhadap perempuan.

Gynophobia tidak mempunyai hubungan dengan misogini yang merupakan penghinaan, kebencian, maupun prasangka kepada wanita maupun anak perempuan.

Misogini sendiri merupakan sikap budaya yang dipelajari yang berbahaya, sedangkan gynophobia berdasarkan pada kecemasan serta melibatkan respons dari rasa takut.

Penyebab Gynophobia

Inilah beberapa penyebab gynophobia yang perlu diketahui:

1. Usia

Secara umum, anak-anak lebih rentan terhadap perkembangan sebagian besar fobia.

2. Temperamen

Orang yang memiliki perilaku temperamen cenderung lebih sensitif kepada orang lain. Mereka juga mempunyai pandangan pesimis secara umum yang meningkatkan risiko pengembangan fobia.

3. Genetik

Orang bisa mengembangkan fobia jika orang tersebut mempunyai kerabat dekat dengan gangguan kecemasan maupun fobia yang lain.

4. Trauma

Adanya trauma atau pengalaman buruk bersama wanita di masa lalu. Misalnya, kekerasan fisik, penelantaraan, pelecehan seksual, dan sebagainya.

Gejala Gynophobia

Gejala yang muncul jika seseorang mengalami gynophobia adalah:

  1. Rasa takut luar biasa ketika berada di sekitar atau saat memikirkan wanita.

  2. Meningkatkan kecemasan dalam diri seseorang ketika didekati atau mendekati wanita.

  3. Menghindari kegiatan untuk mencegah kemungkinan berinteraksi dengan wanita.

  4. Kesulitan bernapas.

  5. Berkeringat.

  6. Sakit di bagian dada.

  7. Detak jantung yang semakin cepat.

  8. Mual, bahkan sakit perut yang parah.

Pengobatan Gynophobia

Pengobatan gynophobia yang bisa dilakukan agar kondisi tersebut tidak semakin parah adalah:

1. Menggunakan Terapi Paparan

Caranya, yaitu dengan menunjukkan foto objek yang membuat seseorang takut. Kemudian, pasien juga akan diberikan rekaman suara wanita. Jika pasien menunjukkan reaksi yang baik, akan dilanjutkan dengan melihat video wanita.

2. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Psikoterapi bisa membantu pasien memperbaiki proses berpikir (kognitif) dan ia bisa mengubah perilaku maupun responsnya kepada sumber ketakutan tersebut.

3. Pemberian Obat

Memberikan obat-obatan khusus untuk penderita gynophobia.

Demikianlah penjelasan tentang gynophobia yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (eK)