Konten dari Pengguna

Intelegensi: Definisi, Faktor, dan Jenisnya dalam Psikologi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu intelegensi dalam psikologi. Foto: Vinicius Wiesehofer/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu intelegensi dalam psikologi. Foto: Vinicius Wiesehofer/Unsplash

Apa itu intelegensi dalam psikologi? Intelegensi dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam menyesuaikan diri serta memecahkan suatu masalah baru.

Berikut penjelasan selengkapnya mengenai pengertian intelegensi, faktor, hingga jenisnya yang patut diketahui.

Apa itu Intelegensi dalam Psikologi? Inilah Pengertian, Faktor, dan Jenisnya

Ilustrasi apa itu intelegensi dalam psikologi. Foto: Matias North/Unsplash

Istilah intelegensi tentu sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Banyak ahli mengemukakan pendapatnya tentang intelegensi. Seperti dilansir situs tanjabbarkab.go.id, secara umum intelegensi diartikan sebagai kecepatan serta kemampuan otak dalam mengolah suatu tugas maupun keterampilan baru.

Tingkat intelegensi bisa diukur dari seberapa cepat individu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Berikut uraian mendalam mengenai apa itu intelegensi dalam psikologi:

1. Definisi Intelegensi

  • Menurut David Wechsler: intelegensi merupakan kemampuan dalam bertindak secara terarah, berpikir rasional, dan menghadapi lingkungan dengan efektif.

  • Dalam pandangan Breckenridge dan Vincent, intelegensi didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri, belajar, serta memecahkan suatu persoalan baru.

  • Sementara menurut Thorndike, intelegensi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam memberi respon yang tepat terhadap stimulasi yang diterima.

  • Pendapat lain diungkapkan Donald Stener, bahwa intelegensi ialah kemampuan guna menerapkan pengetahuan yang telah ada guna memecahkan beragam masalah.

  • Sedangkan menurut Ormrod J.E, intelegensi dikatakan sebagai suatu kemampuan menerapkan pengalaman serta pengetahuan sebelumnya dengan fleksibel guna mengetahui berbagai tugas baru yang menantang.

2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Intelegensi

  • Faktor lingkungan dan asupan: intelegensi senantiasa berkaitan erat dengan otak, termasuk makanan yang dikonsumsi. Asupan masing-masing individu berdampak besar terhadap perkembangan otak. Mereka yang mengonsumsi makanan kaya gizi, tentu akan memiliki perkembangan otak lebih optimal.

  • Selain asupan makanan yang mengandung gizi seimbang dan bernutrisi, perkembangan intelegensi seseorang dipengaruhi oleh rangsangan kognitif emosional dari lingkungan.

  • Faktor bawaan atau keturunan: intelegensi atau tingkat kecerdasan seseorang juga terbukti dipengaruhi oleh keturunan atau faktor bawaan. Sebuah studi menyatakan bahwa genetik atau keturunan menyumbang kurang lebih 50% dari kecerdasan seorang anak.

3. Jenis Intelegensi

  • Intelegensi psikologis: intelegensi ini tak bersifat tunggal, melainkan gabungan beberapa fungsi. Karena itu, intelegensi yang dimiliki setiap orang harus terdiri atas kombinasi beberapa kemampuan agar bisa bertahan sekaligus berkembang di suatu kultur.

  • Intelegensi kolektif: kemampuan seseorang dalam memakai pengetahuan, pengalaman, penalaran, memori, hingga imajinasi, supaya bisa menyelesaikan suatu persoalan dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

  • Intelegensi AI Researcher: kemampuan di suatu sistem untuk dapat bertindak sesuai lingkungan yang tak pasti.

Demikian penjelasan mengenai apa itu intelegensi dalam psikologi yang menarik disimak. Setiap orang memiliki tingkat kecerdasan berbeda-beda bergantung asupan, genetik, serta rangsangan dari lingkungan. (DN)