Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Fatigue beserta Cara Mengatasi yang Tepat

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis fatigue. Foto: 10634669/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis fatigue. Foto: 10634669/Pixabay

Jenis-jenis fatigue ada beragam. Fatigue bukan sekadar mengantuk, tetapi kondisi seseorang yang selalu merasa lesu, kurang tenaga, serta lelah.

Kelelahan atau fatigue umumnya disebabkan oleh gaya hidup seperti kurang berolahraga hingga pola makan tidak sehat.

Di bawah ini adalah jenis-jenis fatigue yang kerap dialami seseorang beserta cara tepat untuk mengatasinya.

Jenis-jenis Fatigue serta Cara Mengatasinya

Ilustrasi jenis-jenis fatigue. Foto: Engin Akyurt/Pixabay

Melansir situs lib.ui.ac.id, fatigue berasal dari bahasa latin “fatigare” yang artinya hilang lenyap atau secara umum dikenal sebagai perubahan dari kondisi yang kuat menjadi lebih lemah.

Kelelahan bisa memengaruhi kapasitas mental, fisik, hingga tingkat emosional seseorang.

Berikut jenis-jenis fatigue dan cara mengatasi kondisi tersebut:

1. Jenis-jenis Fatigue

  • Kelelahan fisik: seseorang merasa kesulitan melakukan berbagai hal yang berhubungan dengan fisik. Sebut saja, naik tangga atau mengangkat suatu barang berukuran besar.

  • Kelelahan mental: seseorang yang merasa lelah secara emosional dikarenakan berbagai hal. Salah satunya yaitu karena tekanan pekerjaan.

Sementara itu, ada pula yang mengelompokkan jenis-jenis kelelahan menjadi kelelahan kronis, akut, lelah berkepanjangan, sindrom kelelahan kronis, hingga kelelahan akibat pekerjaan.

Rasa lelah yang berlarut-larut harus diwaspadai sebab bisa termasuk gejala umum dari kondisi medis yang ringan hingga serius.

2. Cara Mengatasi Fatigue

  • Mengonsumsi makanan bergizi: kelelahan tak hanya dapat diatasi dengan mengonsumsi banyak makanan atau jenis makanan yang mengenyangkan. Memilih berbagai jenis makanan kaya nutrisi amat penting sebagai sumber energi utama untuk tubuh.

  • Istirahat cukup: tidur dapat mengembalikan energi yang terkuras setelah beraktivitas seharian.

  • Olahraga teratur: pastikan pula melakukan olahraga teratur sehingga peredaran darah lancar, metabolisme kian optimal, serta daya tahan tubuh meningkat. Dengan demikian, tubuh akan makin bugar dan terhindar dari kelelahan.

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh: kurangnya asupan cairan bukan hanya bisa menyebabkan dehidrasi, tetapi juga memicu kelelahan. Oleh karena itu, penting memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.

  • Batasi kafein dan minuman beralkohol: kafein memberi efek semangat untuk sementara, tetapi selanjutnya tubuh justru merasa lelah. Sama halnya minuman beralkohol yang dapat mengganggu fungsi hati, kinerja otak, juga menyebabkan gangguan tidur. Keduanya sebaiknya dihindari agar kesehatan tubuh tetap prima.

  • Mengelola stres: stres menimbulkan kelelahan mental, fisik, juga dapat menguras energi. Karena itu, penting mengelola stres sehingga rasa lelah pun bisa diatasi. Caranya, dengan relaksasi (meditasi atau yoga).

Demikian jenis-jenis fatigue beserta cara mengatasinya yang tepat. Selain beberapa cara di atas, seseorang juga perlu menjaga bobot tubuh di angka normal. Tujuannya agar tubuh tak gampang lelah akibat berat badan berlebih. (DN)