Jenis-jenis Stres yang Paling Sering Dialami Seseorang

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis stres ada beragam. Salah satunya, yaitu stres akut yang merupakan suatu kondisi akibat adanya syok psikologis. Pemicunya bisa diakibatkan karena pernah melihat kejadian mengerikan atau peristiwa traumatis.
Mari kenali ragam jenis stres lainnya yang patut diwaspadai dalam ulasan berikut ini.
Jenis-jenis Stres Menurut Pendapat Ahli
Stres merupakan hal yang kerap dialami oleh seseorang ketika sedang dalam kondisi tertekan karena masalah pekerjaan, pertemanan, maupun keluarga.
Orang yang mengalaminya akan menunjukkan beberapa tanda yang khas seperti gelisah, sulit tidur, wajah pucat, jantung berdebar, sulit konsentrasi, nafsu makan berkurang, hingga keluhan fisik (sakit kepala, maag, atau keringat berlebih).
Menurut situs eprints.poltekkesjogja.ac.id, stres merupakan gangguan yang terjadi pada tubuh serta pikiran akibat perubahan dan tuntutan kehidupan. Stres juga disebut sebagai reaksi non-spesifik manusia terhadap rangsangan maupun tekanan.
Lantas, apa saja jenis-jenis stres yang sering dialami? Berikut ragam jenis stres berdasarkan pendapat para ahli.
1. Priyoto (2014)
Stres ringan: Stressor yang dihadapi oleh tiap orang secara teratur. Sebagai contoh, kemacetan lalu lintas, kritik dari orang lain, atau banyak tidur. Stres ini hanya berlangsung beberapa menit atau jam saja dan ditandai dengan peningkatan semangat, energi, penglihatan, kemampuan menyelesaikan masalah, merasa letih tanpa sebab, gangguan pencernaan, hingga merasa tidak santai.
Stres sedang: Kondisi ini berlangsung lebih lama dari stres ringan. Beberapa ciri stres sedang antara lain sakit perut, mulas, perasaan tegang, gangguan tidur, dan penurunan berat badan.
Stres berat: Tekanan yang lama dialami oleh seseorang. Penyebabnya bisa karena masalah dalam pernikahan, kesulitan finansial, penyakit kronis, dan sebagainya.
2. Jenis-jenis Stres Menurut Jenita DT Donsu (2017)
Stres akut: Keadaan ini dikenal pula dengan flight or flight response atau respon tubuh terhadap suatu ancaman, ketakutan, serta tantangan.
Stres kronis: Jenis stres yang lebih sulit diatasi dengan dampak lebih panjang.
3. Jenis-jenis Stres Menurut American Psychological Association
Stres akut: Ditandai dengan peningkatan denyut jantung, sakit kepala, napas cepat, kadar gula naik, yang muncul dengan cepat dan singkat.
Stres episodik: Kondisi ini terjadi jika kita sering mengalami episode stres akut akibat terlalu banyak memikul beban serta tanggung jawab dalam hidup. Stres episodik kerap dialami oleh orang-orang yang menghadapi krisis panjang serta merasa hidupnya kacau.
Stres kronis: stres dengan tingkatan cukup parah yang ditandai dengan kelelahan, susah tidur, tidak mampu berkonsentrasi, sakit kepala, sakit perut, hingga perubahan nafsu makan.
Itulah jenis-jenis stres yang sering dialami seseorang. Stres yang berkepanjangan patut diwaspadai sebab bisa mengganggu kehidupan. (DN)
