Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Efeknya pada Karakter Anak

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap orang tua sudah seharusnya memperhatikan jenis pola asuh pada anak yang tepat. Hal ini sangat berperan penting dalam tumbuh kembang anak kedepannya.
Pola asuh yang tepat tentu saja akan memberikan dampak positif bagi kepribadian anak. Pada dasarnya setiap orang tua sudah seharusnya memahami dengan benar berbagai konsep pola asuh beserta efeknya terhadap anak.
Dikutip dari buku Pola Asuh Orang Tua: Faktor Implikasi terhadap Perkembangan Karakter Anak karya I Nyoman Subagia, berikut ini terdapat beberapa jenis terkait pola asuh orang tua terhadap anak.
Jenis Pola Asuh Orang Tua
Banyak jenis pola asuh yang harus diperhatikan orang tua terhadap anak. Perlu diperhatikan pemilihan pola asuh dari salah satu penjelasan berikut untuk kepribadian dan karakter anak yang lebih baik.
1. Pola Asuh Otoriter
Pertama, ada pola asuh otoriter yang merupakan hampir semua keputusan dibuat oleh orang tua. Anak-anak dipaksa untuk tunduk, patuh dan tidak boleh bertanya apalagi membantah keputusan orang tua.
Ciri khas pola asuh otoriter antara lain seperti:
Kekuasaan orang tua sangat dominan.
Kontrol terhadap tingkah laku anak sangat ketat.
Anak tidak diakui sebagai pribadi.
Orang tua akan sering memberikan hukuman apabila anak tidak patuh.
2. Pola Asuh Demokratis
Selanjutnya ada pola asuh demokratis yang benar-benar bertolak belakang dengan pola asuh otoriter. Orang tua akan memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk berpendapat dan menentukan masa depannya.
Ciri-ciri pola asuh demokratis ini tentu saja sangat berbeda dengan pola asuh sebelumnya. Berikut ini ciri-cirinya:
Orang tua senantiasa mendorong anak untuk membicarakan apa yang menjadi cita-cita, kebutuhan dan harapan mereka.
Pola asuh demokratis terdapat kerja sama yang harmonis antara anak dan orang tua.
Orang tua akan membimbing dan mengarahkan anak-anaknya.
3. Pola Asuh Permisif
Ketiga ada pola asuh permisif yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Orang tua memberikan kebebasan penuh pada anak untuk berbuat.
Semua keputusan didominasi oleh anak.
Tidak ada bimbingan dan pengarahan dari orang tua.
Kontrol dan perhatian orang tua pada anak sangat kurang bahkan tidak ada.
Efek Pola Asuh Orang Tua
Berikut ini terdapat beragam efek pola asuh orang tua terhadap anak.
Pola asuh berdampak terhadap pencapaian akademik dan motivasi anak dalam belajar.
Berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan mental anak. Dimana anak yang dibesarkan dengan pola asuh permisif dan otoriter cenderung mengalami gangguan mental.
Anak dengan pola asuh otoriter cenderung lebih kuat daripada anak yang dibesarkan dengan pola asuh lain.
Banyak jenis pola asuh orang tua pada anak yang memang harus diperhatikan dengan benar. Hal ini karena sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak kedepannya. (DSI)
