Kenapa Selalu Marah dengan Pasangan? Cek di Sini

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan mengenai kenapa selalu marah dengan pasangan seringkali terlintas dalam benak.
Dikutip dari buku Nabi pun Bisa Marah!, marah adalah reaksi emosional yang ditimbulkan oleh suatu rangsangan dari luar ataupun dalam yang disertai dengan perasaan tidak suka yang sangat kuat.
Rasa marah dapat muncul terhadap siapapun, termasuk kepada pasangan. Lantas, apa alasan seseorang yang selalu marah dengan pasangan?
Kenapa Selalu Marah dengan Pasangan?
Berikut ini beberapa alasan kenapa selalu marah dengan pasangan:
1. Kecewa
Pasangan yang selalu marah dapat diakibatkan rasa kecewa. Meski demikian, rasa kecewa bisa saja tidak dirasakan terhadap pasangan melainkan pada keluarga, teman, maupun orang lain.
Rasa kecewa dapat muncul dari tingginya ekspektasi. Semakin tinggi ekspektasi maka semakin besar kekecewakan yang dirasakan. Maka dari itu seseorang dapat secara tidak sadar meluapkan emosi pada pasangan.
2. Stres
Alasan berikutnya kenapa selalu marah dengan pasangan adalah karena stres. Tanpa disadari, marah mempunyai efek seperti analgesik dan amfetamin, yaitu zat yang bisa meningkatkan energi serta menghilangkan rasa sakit.
Ketika stres, denyut jantung meningkat, otot menegang, pernapasan lebih cepat, dan tekanan darah naik. Untuk mengatasi hal tersebut, respon fisiologis mengeluarkan reaksi marah demi memunculkan efek analgesik dan amfetamin.
3. Kepribadian Narsistik
Pasangan yang suka marah hanya karena hal sepele atau tanpa sebab dapat disebabkan oleh gangguan kepribadian narsistik. Hal tersebut tercantum dalam buku karya Steven Stosny, Ph.D yang berjudul How to Improve Your Marriage without Talking about It and Love without Hurt.
Seseorang yang mengidap gangguan kepribadian narsistik memandang dirinya jauh lebih penting dari orang lain namun mempunyai empati rendah terhadap orang lain. Saat menghadapi suatu hal yang tidak diinginkan, mereka cenderung tersulut emosi.
4. Kurang Komunikasi
Komunikasi merupakan kunci paling penting dalam setiap hubungan. Ketika kedua pihak tidak saling terbuka, akan menimbulkan rasa dibohongi yang berakibat pada sikap saling menuduh satu sama lain. Semakin lama, sikap tersebut akan menghapus empati dan menimbulkan amarah.
Apabila merasa pasangan sangat sering marah, tak ada salahnya untuk mengajak si dia mengobrol. Tanyakan padanya apa yang tengah dirasakan dan jalan keluar apa yang sebaiknya dilakukan bersama-sama.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai alasan kenapa selalu marah dengan pasangan. (LAU)
