Kesempatan Kedua dalam Hubungan, Perlukah Diberikan?

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesempatan kedua dalam hubungan perlukah diberikan? Pertanyaan tersebut merupakan permasalahan yang dialami oleh banyak orang. Seringkali mereka merasa bingung untuk mengambil keputusan. Apakah harus memberikan kesempatan atau menyudahi hubungan yang dijalani?
Terkadang ada beberapa orang yang memang layak untuk diberikan kesempatan lagi. Meski ada juga beberapa orang yang dianggap tidak layak diberikan kesempatan kedua.
Pertimbangan Kesempatan Kedua Dalam Hubungan
Pengertian dari kesempatan kedua dalam hubungan ini beragam hal. Masing-masing pasangan memiliki problem yang berbeda. Ada yang disebabkan oleh perselingkuhan, kekerasan, atau kesalahan-kesalahan yang lain.
Dikutip dari buku Super Handbook For Perfect Lie Detector In Relationship (Cara Cepat Membaca Kebohongan dalam Sebuah Hubungan) karya SS Novel, sebelum memberikan kesempatan kedua, perlu dilakukan diskusi dan melontarkan beberapa pertanyaan kepada pasangan.
Misalnya apa ia ingin melanjutkan dan memperbaiki hubungan, serta berjanji tidak akan mengulangi, atau mengakhiri hubungan tersebut?
Dalam kasus ini, sebenarnya yang memegang hak penuh untuk memutuskan memberikan kesempatan kedua atau tidak adalah mereka yang merasa disakiti.
Berikut beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan referensi untuk mempermudah pengambilan keputusan.
1. Apakah Lebih Condong ingin Berpisah atau Memberikan Kesempatan Kedua?
Ketika berbicara tentang kesempatan kedua, itu artinya telah melewati kesempatan pertama. Seseorang yang disakiti lebih dari satu kali, biasanya cenderung hilang rasa percaya pada orang lain. Karena sebelumnya pernah memberikan kesempatan namun disia-siakan.
Untuk mendapatkan jawaban yang jernih perlu melakukan beberapa pertimbangan, seperti merenung dan bertanya pada diri sendiri ketika amarah sudah mereda.
2. Apakah Keadaan Akan Lebih Baik Ketika Diberikan Kesempatan Kedua?
Menganalisa tentang keadaan yang akan terjadi di masa mendatang merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan. Seseorang yang terikat dalam suatu hubungan akan memiliki pemahaman karakter dan emosional juga lebih erat antara satu sama lain.
Karena itu, salah satu poin yang digunakan sebagai pertimbangan adalah karakter dan kebiasaannya.
Pertimbangkan apakah perilaku-perilaku yang ditunjukkan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Walaupun mungkin hanya terjadi perubahan kecil.
Bisa juga sebaliknya. Di mana ia tetap stagnan tetap dengan mempertahankan keburukannya atau bahkan lebih parah daripada sebelumnya. Kebiasan harian itulah yang bisa membantu memperkuat keputusan nantinya.
Itulah penjelasan tentang kesempatan kedua dalam hubungan serta pertimbangan untuk memberikannya. (DAI)
