Konten dari Pengguna

Komunikasi Interpersonal: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Komunikasi Interpersonal. Sumber: Ketut Subiyanto/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Komunikasi Interpersonal. Sumber: Ketut Subiyanto/Pexels.com

Komunikasi interpersonal secara khusus mengamati interaksi dua orang yang saling berkomunikasi secara verbal dan nonverbal sekaligus. Komunikasi interpersonal ini disebut juga komunikasi antarpribadi.

Lebih jelasnya tentang pengertian, tujuan, dan contoh komunikasi interpersonal, silakan cek dalam ulasan berikut!

Pengertian Komunikasi Interpersonal

Ilustrasi: Komunikasi Interpersonal. Sumber: fauxels/Pexels.com

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang yang mengalami tahap interaksi dan relasi tertentu, mulai dari tingkatan akrab hingga tingkat perusahaan, dan berulang kembali secara terus-menerus.

Ascharisa Mettasatya Afrilia, dkk. menjelaskan dalam buku berjudul Buku Ajar Komunikasi Interpersonal bahwa komunikasi interpersonal mempunyai kecepatan umpan balik yang lebih cepat.

Komunikasi interpersonal mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Menggunakan media tertentu, seperti ponsel, telepon, sampai e-mail.

  • Menggunakan bahasa formal dan juga informal.

  • Bersikap lebih terbuka dan komunikatif.

  • Melibatkan dua orang bahkan lebih.

Tujuan dan Contoh Komunikasi Interpersonal

Ilustrasi: Komunikasi Interpersonal. Sumber: Helena Lopes/Pexels.com

Komunikasi interpersonal yang terjadi mempunyai tujuan berikut ini:

  • Memberikan bantuan kepada orang lain.

  • Memengaruhi perilaku dan sikap orang lain.

  • Bertukar pikiran.

  • Menyampaikan berbagai informasi.

  • Memecahkan masalah yang terjadi.

  • Mengenal orang lain dan diri sendiri.

  • Untuk saling bermain dan memengaruhi.

  • Untuk bertukar pengalaman.

  • Untuk menjalin suatu kerjasama.

Sebenarnya, contoh komunikasi interpersonal dapat terjadi di mana saja, seperti saat belajar, menonton film, percakapan keluarga, bekerja, diskusi pelajaran sekolah, dan lainnya.

Proses Komunikasi Interpersonal

Ilustrasi: Komunikasi Interpersonal. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com

Komunikasi interpersonal secara umum akan melalui berbagai proses, yaitu:

1. Pengiriman dan Penerimaan Pesan

Komunikasi interpersonal terjadi antara dua orang atau lebih dengan salah satu orang mengirim pesan, sedangkan orang lain menerima serta menerjemahkan pesan.

Dalam komunikasi terdapat proses decoding dan encoding. Decoding merupakan proses memberi makna pesan yang ada. Adapun encoding adalah proses memproduksi pesan.

2. Pesan

Pesan merupakan sinyal yang bisa bekerja sebagai stimulus kepada komunikan atau receiver. Pesan sendiri dapat berbentuk bau, suara, visual, rasa, dan berbagai kombinasinya. Pesan juga dapat terjadi dengan sengaja, tidak sengaja, maupun asal bicara.

Dalam komunikasi interpersonal, bisa mengirim serta menerima pesan yang dapat diekspresikan secara verbal dan nonverbal. Pesan dapat berupa gerakan mulut, gestur tangan, sampai mata.

3. Umpan Balik atau Feedback

Menyampaikan pesan kepada seseorang tentu akan mendapatkan proses umpan balik atau feedback dari orang tersebut.

Feedback merupakan reaksi yang muncul saat seseorang menyampaikan pesan, selanjutnya orang yang menerima pesan bisa mendengar maupun menulis pesan itu.

Itulah penjelasan tentang komunikasi interpersonal yang perlu diketahui. Semoga membantu! (Ek)