Kondisi Psikologis Setelah Keguguran dan Cara Menjaga Mental

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para wanita yang mengalami keguguran tentu akan melewati hari-hari berat. Hal ini bisa memberikan dampak buruk terhadap kondisi mental. Salah satu kondisi psikologis setelah keguguran adalah wanita menjadi merasakan kesedihan mendalam dan tidak bersemangat.
Pravitasari dan Desiningrum dalam Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis tentang Makna Kelahiran Anak bagi Ibu Pascapengalaman Keguguran, menyebutkan jika keguguran berdampak terhadap kesehatan mental ibu dan tak jarang menimbulkan depresi.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar kondisi psikologis setelah keguguran, simak selengkapnya di artikel berikut.
Kondisi Psikologis Setelah Keguguran
Keguguran tentu bukan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap wanita. Pasalnya, hal ini turut berdampak terhadap kesehatan mental wanita. Berikut ini kondisi psikologis setelah keguguran yang mungkin dialami perempuan:
1. Perasaan Bersalah
Salah satu kondisi psikologis setelah keguguran adalah munculnya perasaan bersalah. Para ibu mungkin merasa jika dirinya tidak mampu menjaga janin dalam kandungannya dengan baik.
Hal itu membuat dirinya merasa jika keguguran adalah suatu hukuman. Kondisi tersebutlah yang membuat seorang ibu yang mengalami keguguran akan merasa bersalah.
2. Tidak Bersemangat dan Sedih Mendalam
Kondisi psikologis setelah keguguran selanjutnya adalah ibu merasa tidak bersemangat serta mengalami perasaan sedih yang mendalam. Hal ini tergolong sebagai kondisi yang wajar, tetapi sebaiknya tidak terlalu berlarut-larut agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.
3. Depresi
Kondisi psikologis setelah keguguran berikutnya adalah kemungkinan mengalami depresi cenderung tinggi. Oleh sebab itu, seorang wanita yang mengalami keguguran membutuhkan perhatian khusus.
4. Post Traumatic Stress Disorder
Kondisi psikologis setelah keguguran yang terakhir adalah mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Seorang wanita yang mengalami PTSD cenderung mempunyai harga diri rendah serta berpandangan buruk terhadap lingkungan sekitarnya.
Cara Menjaga Kondisi Mental Pasca Keguguran
Dengan berbagai dampak keguguran di atas, wanita yang usai mengalami keguguran tentu perlu menjaga kondisi mentalnya. Berikut ini beberapa cara menjaga kondisi mental pasca keguguran:
Memberikan diri waktu untuk penyembuhan. Hal ini perlu dilakukan sebelum memulai rutinitas seperti biasanya.
Membiarkan diri untuk berduka sejenak dan meluapkan perasaannya.
Melakukan perawatan diri, seperti menjaga pola makan, tidur yang teratur, mempertahankan berat badan agar ideal, dan membatasi asupan kafein.
Mencari dukungan dari orang-orang terdekat.
Demikian sederet informasi mengenai kondisi psikologis setelah keguguran. [ENF]
