Konten dari Pengguna

Memahami 5 Aspek Psikomotorik sebagai Keterampilan

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
16 September 2023 21:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Memahami 5 Aspek Psikomotorik sebagai Keterampilan
Beberapa aspek psikomotorik adalah menirukan, memanipulasi, dan artikulasi. Untuk mengetahui aspek lainnya, simak ulasan berikut ini.
info psikologi
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Aspek Psikomotorik. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Aspek Psikomotorik. Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Istilah aspek psikomotorik dapat menjadi pengukuran suatu keterampilan terhadap peserta didik.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Pengembangan Sumber Daya Keluarga: Bahan Pengajaran, psikomotorik adalah sumber daya berupa kekuatan gerak fisik untuk mengerjakan suatu pekerjaan serta kemampuan untuk menggunakan peralatan.
Dalam psikomotorik, terdapat beberapa aspek yang dapat dipelajari. Bagaimana penjelasan lengkapnya? Simak uraian di bawah ini.

Aspek Psikomotorik Sebagai Keterampilan

Ilustrasi Aspek Psikomotorik. Sumber: Unsplash
Berikut ini berbagai aspek yang ada dalam psikomotorik:

1. Menirukan

Aspek psikomotorik yang pertama adalah saat peserta didik memahami rangsangan yang diberikan sehingga memberi respon berupa gerakan langsung. Rangsangan yang diberikan adalah gerakan yang dapat ditirukan peserta didik. Kemampuan meniru bisa sempurna maupun tidak.
Gerakan yang ditirukan bisa sempurna atau diselipkan modifikasi. Semakin kurang sempurna tiruan yang dilakukan, maka penilaian semakin berkurang juga.

2. Memanipulasi

Memanipulasi merupakan kemampuan menirukan sesuatu yang sudah diajarkan dengan menambah beberapa kesan berbeda. Hal ini termasuk ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan satu ini bersifat sederhana serta bergantung pada pengalaman tiap individu.
ADVERTISEMENT
Dalam tahap memanipulasi, terdapat berbagai kata kerja yang dapat menggambarkan kegiatan manipulasi. Mulai dari merancang, mencampur, memperbaiki, mengoreksi, mengisi, sampai mendemonstrasi.

3. Artikulasi

Artikulasi merupakan menciptakan gerakan baru yang sesuai dengan materi yang sudah diberikan. Pengembangan dilakukan dengan menyisipkan sesuatu yang lebih bermakna.

4. Ketepatan

Aspek psikomotorik berikutnya adalah ketepatan atau persisi. Penilaian terhadap peserta didik disesuaikan sesuai kegiatan yang sudah dilakukan. Semakin baik persisi yang dilakukan, maka semakin baik pula penilaiannya.
Ketepatan dalam menjalankan berbagai hal akan membuat seseorang mendapat penilaian baik bahwa ia berhasil menghasilkan produk kerja dengan tepat. Di tahap ini, kesalahan yang dilakukan cenderung lebih sedikit.

5. Pengalamiahan

Saat seorang peserta didik sudah bisa melakukan berbagai hal dengan baik, maka ia dapat dikatakan sudah menguasai segala materi yang sudah diajarkan.
ADVERTISEMENT
Bahkan peserta didik yang bisa melakukan lebih baik maupun melakukan modifikasi dari yang diajarkan cenderung dapat terus mengembangkan kemampuan dalam berbagai kondisi.
Nah, itu dia sekilas pembahasan mengenai aspek psikomotorik sebagai keterampilan. (LAU)