Memahami Arti Mothering dalam Hubungan Asmara dan Tanda-tandanya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini, istilah mothering dalam hubungan asmara sering menjadi pembicaraan di media sosial. Mothering artinya kegiatan merawat dan melindungi seseorang, seperti seorang ibu yang melindungi anaknya.
Dalam hubungan asmara, mothering diartikan ketika pasangan akan bertindak layaknya seorang ibu. Meski terkesan positif, namun mothering juga dapat mengacu pada dinamika yang merusak.
Dikutip dari www.psychologytoday.com, berikut penjelasan mengenai mothering dalam hubungan asmara.
Pengertian Mothering
Istilah mothering dalam hubungan asmara belakangan ini memang menjadi perbincangan banyak orang di media sosial.
Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, mothering artinya kegiatan merawat dan melindungi anak-anak bahkan orang lain.
Berbeda jika sudah masuk ke dalam lingkup hubungan asmara seseorang. Di mana mothering justru diartikan sebagai pasangan yang bertindak layaknya seorang ibu dalam hubungan asmara yang dijalin.
Konsep mothering dalam hubungan asmara ini mengacu pada tindakan merawat dan kepedulian yang bersifat emosional. Tidak jarang tindakan ini juga berbentuk dukungan tanpa membatasi peran gender tertentu.
Jadi, istilah mothering dalam hubungan asmara ini digunakan untuk menggambarkan peran dan tindakan yang dilakukan seseorang. Di mana peran tersebut dilakukan oleh seorang ibu atau figur perempuan yang merawat, melindungi, mendukung dan memberikan kasih sayang.
Selain itu, mothering juga merujuk pada perilaku seseorang yang menyerupai seorang ibu yang mengasuh pasangannya.
Sekilas, mothering memang dapat dipandang positif. Namun, bila diperhatikan lebih mendalam, hal ini justru merupakan tindakan yang tidak sehat dalam hubungan asmara.
Tanda-tanda Mothering dalam Hubungan Asmara
Berikut beberapa tanda-tanda bahwa kamu dan pasangan terjebak dalam mothering relationship.
Berasumsi bahwa pasanganmu tidak akan melakukan beberapa hal dengan benar. Karena itu, kamu merasa harus turun tangan untuk membantu ia melakukannya.
Pasangan akan selalu menurut dan cenderung tidak mau menentang. Bahkan hampir semua yang ia lakukan atas perintahmu.
Kamu banyak memberikan nasihat untuk kehidupan pasangan, meski ia tidak memintanya.
Kamu berusaha membuat lelucon seolah-olah pasangan adalah anakmu.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa mothering artinya kegiatan merawat dan melindungi seseorang, seperti ibu yang melindungi anaknya.
Dalam hubungan asmara, mothering justru dapat merusak hubungan yang dijalin karena membuat pasangan merasa kurang bebas. (DSI)
