Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik. Sumber: Unsplash

Terdapat berbagai perbedaan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik yang harus dipahami orang tua demi mendukung proses pembelajaran sang anak.

Dikutip dari buku Psikologi Pendidikan, gaya belajar adalah pola khas yang digunakan individu untuk memproses informasi atau mendekati situasi-situasi belajar dan preferensi gaya belajar yang dianggap terjadi secara alami.

Gaya belajar terbagi menjadi visual, auditori, dan kinestetik. Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik

Ilustrasi Perbedaan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik. Sumber: Unsplash

Perbedaan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dapat dilihat dari uraian masing-masing, yaitu:

1. Gaya Belajar Visual

Gaya belajar visual adalah gaya belajar di mana seseorang lebih fokus kepada penglihatannya. Mereka lebih mudah memahami materi baru jika melihat terlebih dahulu. Maka dari itu tipe satu ini lebih suka belajar dengan adanya bentuk, warna, maupun garis.

Adapun karakteristik dari pemilik gaya belajar ini adalah:

  • Cenderung teratur dan rapi

  • Mudah menyerap pembelajaran jika melihat daripada mendengarkan

  • Lebih senang membaca sendiri dibandingkan dibacakan orang lain

  • Berbicara dengan tempo agak cepat

  • Cenderung lebih menyukai demonstrasi dibandingkan pidato

  • Tidak mudah terganggu keramaian

  • Senang menggambar apapun di kertas

  • Susah menjelaskan sesuatu menggunakan kata-kata

2. Gaya Belajar Auditori

Gaya belajar yang kedua yaitu auditori. Orang dengan gaya belajar ini dapat menerima pengetahuan dengan baik melalui pendengaran. Mereka cenderung tidak mempermasalahkan visual guru ketika mengajar.

Menurut orang dengan gaya auditori, hal paling penting baginya adalah mendengar pembicaraan guru dengan jelas dan baik. Salah satu ciri khas dari gaya belajar ini adalah mudah menghapal serta peka terhadap ucapan apapun yang pernah didengarnya.

Adapun karakteristik dari pemilik gaya belajar auditori adalah:

  • Sering berbicara sendiri ketika belajar

  • Mudah mengingat informasi yang didengar

  • Senang mendengarkan

  • Mudah terganggu keramaian

  • Susah mengerjakan tugas yang melibatkan visual

  • Mudah meniru irama nada dan suara

  • Saat membaca cenderung menggerakkan bibir atau mengeluarkan suara

  • Suka berdiskusi dan berbicara

  • Umumnya merasa kesulitan untuk menuliskan idenya namun sangat pandai menceritakannya

  • Mudah mengingat nama orang yang baru dikenal

3. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar kinestetik dapat dengan mudah memahami sesuatu apabila terdapat gerakan dalam proses belajar. Mereka mudah memahami suatu materi apabila langsung praktik dibandingkan hanya mendengar penjelasan.

Adapun karakteristik dari gaya belajar kinestetik adalah:

  • Senang menyentuh objek yang sedang dipelajari

  • Menyukai praktik secara langsung saat belajar

  • Banyak memakai isyarat tubuh ketika berkomunikasi

  • Kesulitan duduk diam untuk waktu lama

  • Ketika membaca sering menunjuk bacaan

Itulah sekilas pembahasan mengenai perbedaan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik.(LAU)