Memahami Sifat Anak Kedua dengan Karakter yang Unik

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terkadang, ada beberapa sifat anak kedua yang membuat orang sekitarnya merasa heran. Padahal, mereka hanya perlu sedikit dipahami.
Dikutip dari buku Intim Orang Tua -Anak, anak tengah sering kali menjadi anak yang nakal dan bandel. Sikap tersebut adalah akibat dari orang tua yang tidak menyadari cara pengasuhan positif. Anak kedua atau anak tengah sering mengalami kondisi terjepit yang menyebabkan mereka memiliki beberapa sifat unik. Apa saja?
Sifat Anak Kedua
Berikut ini berbagai sifat anak kedua yang terlihat unik dan harus dipahami orang tua:
1. Suka Memberontak
Sifat anak kedua yang pertama adalah mereka beberapa kali suka memberontak dan susah diatur. Sifat tersebut lahir karena mereka sering merasa kurang diperhatikan hingga diberi perlakuan kurang adil.
Apabila hal ini terjadi terus menerus, dapat menyebabkan dampak kurang baik pada anak. Maka dari itu sebaiknya orang tua mampu memahami supaya anak kedua tidak menjadi anak nakal.
2. Mencari Perhatian
Sifat anak kedua berikutnya adalah mereka senang mencari perhatian dari kedua orang tuanya. Sikap tersebut terjadi karena ia berada di antara anak pertama dan terakhir. Sayangnya, orang tua jarang menyadari bahwa anak kedua sedang ingin diperhatikan. Ada berbagai sikap yang dilakukan anak kedua untuk mendapatkan perhatian orang tua. Mulai dari bertanya mengenai banyak hal, mengajak bermain, hingga mencari masalah.
3. Sensitif
Biasanya, anak kedua mempunyai perasaan yang lebih sensitif daripada kakak maupun adiknya. Maka tak heran jika anak kedua dapat dengan mudah merasakan suatu hal yang janggal. Dari perasaan yang sensitif tersebut, anak kedua juga menjadi terbuka pada keluarga. Keterbukaan tersebut dapat mendekatkan hubungan antar anggota keluarga.
4. Kreatif
Sifat anak kedua berikutnya adalah mereka sosok yang kreatif. Tak jarang jiwa kreatif tersebut muncul dari usaha-usaha dalam mendapatkan perhatian kedua orang tuanya. Kreativitas tersebut tentu menjadi sebuah bekal yang bagus bagi sang anak. Adanya jiwa kreativitas tersebut akan menimbulkan motivasi dan semangat hidup. Bahkan dengan bakat tersebut hidup anak akan semakin indah dan berwarna. Itulah beberapa sifat anak kedua yang sebaiknya dipahami oleh orang tua. (LAU)
