Mengenal Arti Realistis dalam Cinta dan Bedanya dengan Materialistis

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti realistis dalam cinta adalah pemikiran alami dan terbuka dalam hubungan.
Dikutip dari buku Memanusiakan Manusia dalam Konteks Kemanusiaan, ideologi realistis adalah sebuah kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki manusia dalam pikiran.
Lantas, apa sebenarnya arti realistis dalam cinta dan perbedaannya dengan materialistis?
Arti Realistis dalam Cinta dan Bedanya dengan Materialistis
Pasangan yang materialistis tentu perlu dihindari karena mereka selalu menuntut banyak materi. Mereka terus berusaha mengambil keuntungan dari pasangan. Sayangnya, saat ini banyak orang 'membelokkan' istilah materialistis dengan istilah lain, yaitu realistis.
Padahal, realistis dan materialistis merupakan dua hal yang berbeda. Adapun perbedaannya adalah seagai berikut:
1. Berpikir Adil
Perbedaan pertama dari realistis dan materialistis adalah mengenai cara berpikir. Mereka yang realistis akan menyusun rencana dengan sangat matang sambil mempertimbangkan berbagai kemungkinan paling buruk yang bisa terjadi.
Demikian pula dalam keuangan. Pasangan yang realistis akan mempertimbangkan baik buruknya penggunaan uang, berbeda dengan sosok materialistis yang cenderung hanya memikirkan kepuasan pribadi.
2. Tidak Meminta Hadiah
Pasangan yang tidak banyak menuntut hadiah maupun hal sejenisnya adalah sosok realistis. Sedangkan, pasangan yang materialistis cenderung meminta banyak hadiah serta mengharapkan berbagai hal dalam bentuk materi.
Salah satu ciri materialistis adalah ketika mereka selalu mengharapkan hadiah bernilai mahal atau pergi ke resto mahal tanpa mengeluarkan uang. Mereka selalu berharap mendapat sesuatu dari pasangan tanpa memberi kembali.
3. Fokus
Seseorang yang materialistis cenderung berfokus pada materi dan berusaha mengambil banyak keuntungan dari pasangannya. Sedangkan, pasangan yang realistis lebih fokus untuk menyusun masa depan.
Mereka akan mengajak diskusi terkait berbagai rencana masa depan, termasuk soal finansial. Dalam diskusi juga mereka bersikap terbuka serta menerima berbagai masukan dari pasangan.
4. Perencanaan Keuangan
Seseorang yang realistis tidak akan membebani pasangan mengenai finansial. Bahkan, mereka mempunyai rencana keuangan yang tertata dan dapat hidup mandiri tanpa bergantung pada pasangan.
Hal tersebut berbeda dengan seseorang yang materialistis. Mereka cenderung tidak mempunyai perencanaan yang baik dan menghambur-hamburkan uang demi berbagai barang.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai arti realistis dalam cinta dan perbedaannya dengan materialistis.(LAU)
