Konten dari Pengguna

Mengenal Bullying Relasional yang Sering Dialami Para Remaja

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bullying relasional yang dialami para remaja. Sumber foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bullying relasional yang dialami para remaja. Sumber foto: Pexels.com

Bullying relasional adalah salah satu bentuk perundungan yang sering dialami oleh para remaja. Dalam bullying relasional, tindakan yang dilakukan bertujuan untuk merusak hubungan sosial seseorang dengan orang lain.

Bentuk bullying relasional seringkali terjadi di antara teman sebaya atau di lingkungan sekolah. Berikut adalah ulasan mengenai bullying relasional dan dampaknya pada para remaja.

Definisi Bullying Relasional yang Dialami Remaja

Ilustrasi bullying relasional yang sering dialami para remaja. Sumber foto: Pexels.com

Mengutip buku Cegah dan Stop Bullying Sejak Dini, bullying relasional adalah tindakan memutuskan relasi-hubungan sosial seseorang yang bertujuan untuk merendahkan harga diri korban.

Beberapa contoh tindakan bullying relasional meliputi pengecualian, pengucilan, gossip, fitnah, penghinaan secara terus-menerus, dan pembentukan grup eksklusif yang mengecualikan seseorang. Bullying relasional sering kali terjadi secara tersembunyi dan sulit untuk terdeteksi.

Umumnya pelaku bullying relasional menggunakan media sosial atau teknologi komunikasi lainnya untuk mengekspresikan penghinaan, menyebarkan rumor, atau mengucilkan seseorang

Dampak Bullying Relasional pada Para Remaja

Bullying relasional dapat memiliki dampak serius yang memengaruhi emosional para remaja. Berikut adalah beberapa dampak yang mungkin timbul dari adanya bullying relasional.

  • Rasa rendah diri dan kurang percaya diri.

  • Kesulitan dalam membangun dan menjaga hubungan sosial.

  • Masalah emosional seperti depresi, kecemasan, dan stres.

  • Penurunan prestasi akademik dan penurunan minat dalam aktivitas sekolah.

  • Potensi untuk mengalami isolasi sosial dan kesepian.

Tanda-tanda Bullying Relasional

Berikut adalah tanda-tanda bullying relasional yang perlu diketahui oleh orang dewasa di sekitar anak remaja.

  • Perubahan drastis dalam perilaku atau suasana hati.

  • Menarik diri dari kegiatan sosial atau hobi yang sebelumnya disukai.

  • Menunjukkan tanda-tanda kecemasan atau depresi.

  • Menyebutkan adanya rumor atau penghinaan yang ditujukan padanya.

  • Kesulitan dalam membangun atau mempertahankan persahabatan.

Cara Mengatasi Bullying Relasional

Penting bagi kita semua untuk berperan dalam mengatasi bullying relasional. Beberapa cara mengatasi bullying relasional.

  • Mendengarkan dan percaya pada remaja yang mengalami bullying.

  • Memberikan dukungan emosional dan menyediakan ruang aman bagi korban untuk berbagi pengalaman mereka.

  • Mengajari remaja tentang hubungan yang sehat dan pentingnya menghormati orang lain.

  • Mendorong remaja untuk melaporkan perundungan yang mereka alami kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti orangtua, guru, atau konselor sekolah.

  • Melibatkan sekolah dan masyarakat dalam mengadakan program anti-bullying yang mendidik mengenai pentingnya menghormati dan menjaga hubungan sosial yang positif.

Itulah ulasan mengenail bullying relasional yang sering dialami para remaja. (AZS)