Mengenal Erotomania beserta penyebab dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Erotomania adalah jenis gangguan kepribadian yang terjadi secara tiba-tiba dengan gejala yang berlangsung lama. Jenis kepribadian ini membuat seseorang yakin bahwa orang lain menaruh rasa cinta pada dirinya, padahal kenyataannya tidak.
Sering kali pada pengidap erotomania memiliki keyakinan kuat bahwa orang terkenal, misalnya selebgram, jatuh cinta padanya. Fatalnya orang dengan kondisi ini tidak malu untuk melakukan tindakan yang mengganggu privasi orang lain.
Dikutip dari www.choosingtherapy.com, berikut ini uraian lengkap tentang erotomania.
Pengertian Erotomania
Secara garis besar, erotomania adalah gangguan kepribadian yang terjadi secara tiba-tiba dengan gejala yang berlangsung dalam waktu lama. Seseorang yang mengalami erotomania sering kali yakin bahwa dirinya dicintai oleh orang lain meskipun tidak pernah bertemu.
Bahkan orang tersebut yakin bahwa seorang musisi atau orang terkenal lainnya mencintainya. Misalnya seorang musisi yang membuat lagu, ia akan merasa bahwa ada makna tersembunyi dalam lagu tersebut yang disampaikan pada dirinya.
Kondisi seperti ini sering kali membuat seseorang menghabiskan banyak waktu untuk mengganggu kehidupan orang lain yang dianggap mencintainya. Ketika apa yang dilakukannya diabaikan, ia akan semakin menjadi-jadi dan membuat orang tersebut semakin terganggu.
Secara historis, erotomania diakui memiliki karakteristik yang mirip dengan jenis pemikiran delusi lainnya. Tidak jarang kondisi ini dikaitkan dengan kesehatan mental yang mengandung gejala psikosis.
Penyebab Erotomania
Ada banyak faktor penyebab seseorang mengalami erotomania yang sering diabaikan seperti berikut ini.
Selalu merasa rendah diri dan menjauhkan diri dari publik.
Merasa ditolak oleh seseorang.
Lebih menyukai kesendirian.
Kesulitan bersosialisasi
Seseorang yang kecanduan narkoba dan alkohol.
Kesehatan mental sebelumnya seperti gangguan bipolar juga sering menyebabkan erotomania.
Penurunan kesehatan fisik seperti tumor otak juga menyebabkan erotomania.
Cara Mengatasi Erotomania
Berikut ini ada dua cara efektif mengatasi erotomania yang bisa dilakukan.
1. Terapi
Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan terapi obat dan dukungan komunitas. Terapis kesehatan mental ini akan membantu untuk mengidentifikasi dan mengubah pikiran dan perilaku penderitanya.
2. Pengobatan
Kedua bisa melakukan pengobatan, caranya melakukan konsultasi dengan dokter. Nantinya dokter akan memberikan obat dan dapat membantu mengurangi pemikiran delusi agar bisa kembali seperti semula.
Kesimpulannya, erotomania adalah gangguan kepribadian yang terjadi secara tiba-tiba dengan gejala yang berlangsung lama. Jika tidak segera diobati, gangguan erotomania akan semakin parah dan membuat kehidupan terganggu. (DSI)
