Konten dari Pengguna

Mengenal Kepribadian ESFP sebagai Ekstrovert yang Menyukai Fakta Konkret

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kepribadian ESFP. Sumber: Pexels.com/Helena Lopes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kepribadian ESFP. Sumber: Pexels.com/Helena Lopes

Kepribadian ESFP merupakan salah satu dari enam belas tipe kepribadian dalam MBTI. MBTI itu sendiri adalah singkatan dari Myers-Briggs Type Indicator.

MBTI ini mengelompokkan kepribadian seseorang ke dalam empat dimensi umum. Keempat dimensi tersebut meliputi ekstrovert – introvert, sensing – intuition, thinking – feeling, dan judging – perceiving.

Mengenal Kepribadian ESFP

Ilustrasi Kepribadian ESFP. Sumber: Pexels.com/Diva Plavalaguna

Bila merujuk pada tipe kepribadian dalam MBTI, makna dari kepribadian ESFP adalah ekstrovert, sensing, feeling, dan perceiving. Keempat dimensi tersebut dapat menjelaskan kepribadian seseorang secara umum.

Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing dimensi dalam ESFP yang mengutip dari buku berjudul Buku Sakti Membaca Karakter karya Mazidah (2020: 44 – 45).

  1. Extrovert atau extroversion, artinya pribadi dengan kepribadian tersebut biasanya mampu membangun jaringan dengan luas.

  2. Sensing, artinya pribadi ESFP lebih menyukai hal konkret dan tidak menyukai hal abstrak.

  3. Feeling, artinya melibatkan masalah pribadi dalam mengambil keputusan.

  4. Perceiving atau perception, artinya lebih menyukai kesepakatan yang diambil daripada menjadi seseorang yang merencanakan segala hal terlebih dahulu.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa seseorang yang memiliki kepribadian ESFP biasanya mampu membangun jaringan, menyukai fakta konkret, mengutamakan perasaan, dan menyukai kesepakatan. Keempat hal tersebut tentu memiliki sisi positif dan negatif.

Contoh sisi positifnya adalah mudah dalam bergaul. Adapun sisi negatifnya adalah sulit untuk mengambil keputusan yang rasional sebab melibatkan masalah pribadinya.

Keberadaan sisi positif dan negatif dalam sebuah kepribadian merupakan suatu hal yang wajar. Pasalnya, setiap manusia yang ada di dunia tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Walaupun demikian, ada baiknya bila setiap orang memahami kelebihan serta kekurangannya. Hal ini diperlukan agar seseorang dapat mengoptimalkan kelebihan serta memperbaiki kekurangan diri sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan dari Sosok ESFP

Ilustrasi Kepribadian ESFP. Sumber: Pexels.com/Kindel Media

Mengutip dari laman Verywell Mind (Cherry, September 2022), inilah kelebihan dan kekurangan dari sosok ESFP.

Kelebihan ESFP

  • Optimis

  • Suka Berteman

  • Menyukai orang dan bersosialisasi

  • Fokus pada saat ini

  • Spontan

  • Praktis

Kekurangan ESFP

  • Tidak menyukai teori abstrak

  • Lebih mudah bosan

  • Tidak merencanakan

  • Impulsif

kumparan post embed

Demikian penjelasan tentang karakteristik kepribadian ESFP. Semoga dapat membantu dalam mengenal diri sendiri atau orang lain dengan tipe ESFP. (AA)