Mengenal Lucid Dream Dalam Psikologi dan Penyebabnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu lucid dream dalam Psikologi? Lucid dream dalam Psikologi merupakan suatu fenomena menarik yang berhubungan dengan dunia mimpi.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengertian lucid dream dan penyebabnya, simak uraian di bawah ini.
Pengertian dan Penyebab Lucid Dream dalam Psikologi
Dalam buku Lucid Dream yang ditulis oleh Yovie Kyu menjelaskan, Lucid dream adalah fenomena dimana seseorang menyadari bahwa mereka sedang bermimpi dan mampu mengingat serta mengontrol pikiran dan emosi dalam mimpi tersebut.
Istilah lucid dream diperkenalkan pertama kali oleh penulis Belanda, Frederik (Willem) van Eeden, pada tahun 1913.
Lucid dream terjadi saat tidur memasuki fase Rapid Eye Movement (REM), di mana gelombang otak yang masih aktif menciptakan perasaan di antara tidur dan kewaspadaan.
Meskipun lucid dream pernah dikaitkan dengan hal mistis, penelitian menunjukkan bahwa fenomena ini tidak memiliki dampak negatif pada kesehatan dan tidak terkait dengan hal-hal gaib.
Sebenarnya, sekitar 55% orang pernah mengalami lucid dream setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Namun, kemampuan mengendalikan lucid dream pada tiap orang berbeda-beda. Beberapa orang dapat mengubah alur cerita dalam mimpi, sementara yang lain mungkin terbangun ketika menyadari bahwa mereka sedang bermimpi.
Manfaat Lucid Dream
Berikut beberapa manfaat yang didapatkan dari lucid dream.
1. Dapat Membantu Mengatasi Mimpi Buruk
Kemampuan untuk mengendalikan mimpi buruk memungkinkan individu mengubah hasilnya menjadi sesuatu yang lebih positif atau menyenangkan.
Selanjutnya, lucid dream juga dapat meningkatkan kreativitas. Beberapa penemuan besar dalam sejarah telah muncul melalui mimpi, seperti penemuan struktur senyawa kimia oleh August Kekulé.
2. Meningkatkan Keterampilan Memecahkan Masalah
Selain untuk mengatasi mimpi buruk, lucid dream juga dapat membantu meningkatkan keterampilan memecahkan masalah.
Seseorang dapat memvisualisasikan dan menjalankan rencana mereka dalam mimpi yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Bahkan, ada potensi bahwa lucid dream bisa membantu mengatasi fobia dengan mengubah perasaan negatif terhadap objek fobia menjadi sesuatu yang lebih positif dalam mimpi.
Untuk mencegah agar tidak mengalami lucid dream, ada beberapa tips yang dapat diikuti, seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, berolahraga secara rutin, menghindari barang elektronik sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang.
Dengan memahami fenomena lucid dream dan mengaplikasikan langkah-langkah tersebut, seseorang dapat mengambil keuntungan dari pengalaman unik ini untuk meningkatkan kualitas tidur dan eksplorasi batin. (DAI)
