Mengenal Perilaku Attention Seeker beserta Ciri-cirinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Attention seeker adalah tipe orang yang melakukan banyak hal untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan dari orang lain. Perilaku ini sebenarnya berasal dari motivasi yang mana mereka ingin selalu diperhatikan.
Sifat seperti ini umumnya terjadi karena kecemburuan atau merasa terancam atas keberhasilan orang lain. Selain itu, perilaku seperti ini juga timbul karena rasa kesepian yang dialaminya.
Dikutip dari www.medicalnewstoday.com, di bawah ini terdapat penjelasan lengkap tentang attention seeker.
Attention Seeker Adalah...
Attention seeker adalah perilaku seseorang yang secara sadar maupun tidak yang dilakukan untuk menarik perhatian orang lain di kehidupan. Bisa dibilang orang seperti ini ingin menjadi pusat perhatian dan mendapatkan validasi, serta kepuasan tersendiri.
Perilaku mencari perhatian ini mencakup perbuatan maupun perkataan yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian orang lain. Misalnya seseorang yang suka sekali memancing pujian dan mencari validasi dengan menyombongkan diri.
Bahkan orang seperti ini cenderung melebih-lebihkan atau memanipulasi cerita agar mendapatkan pujian dan simpati dari orang lain. Tidak jarang orang-orang dengan perilaku seperti ini juga sering berpura-pura hingga mendramatisasi diri.
Namun, sebenarnya semua manusia sejatinya membutuhkan sebuah perhatian dari orang lain. Karena perhatian merupakan bentuk rasa peduli tanda syarat.
Tetapi perilaku mencari perhatian akan menjadi perilaku yang tidak sehat. Ketika sudah berlebihan, maka dapat membuat orang lain terganggu.
Ciri-ciri Attention Seeker
Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri attention seeker yang bisa dipelajari.
Orang yang menggunakan sosial media untuk memenuhi kebutuhan akan afirmasi. Ia akan berusaha keras untuk mendapatkan komentar, suka, posting ulang dari pengikutnya.
Sering bersikap terlalu dramatis atau emosional di depan umum.
Selalu merasa diabaikan jika tidak menjadi pusat perhatian.
Melakukan hal yang berlebihan agar mendapat pujian atau validasi dari orang lain.
Berpura-pura tidak mampu melaksanakan suatu tugas agar mendapatkan bantuan dan perhatian dari orang lain.
Melebih-lebihkan sesuatu demi mendapatkan lebih banyak simpati atau pujian dari orang lain.
Perilaku attention seeker dapat dilihat dari seseorang yang menjadi kontroversial demi mendapatkan reaksi dari orang lain.
Kesimpulannya, attention seeker adalah perilaku seseorang yang akan menggunakan berbagai cara agar diperhatikan. Perilaku ini tentu tidak baik karena lama kelamaan dapat membuat orang lain terganggu, bahkan bisa mengganggu kesehatan mentalnya sendiri. (DSI)
