Konten dari Pengguna

Mengenal Perilaku Zombieing yang Lebih Menyakitkan daripada Ghosting

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Zombieing Artinya. Sumber: Pexels.com/Liza Summer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Zombieing Artinya. Sumber: Pexels.com/Liza Summer

Zombieing artinya menghilang tiba-tiba kemudian datang kembali. Secara umum, perilaku zombieing mempunyai kemiripan dengan perilaku ghosting dalam hubungan asmara.

Kemiripan tersebut terjadi karena zombieing dan ghosting sama-sama merupakan tindakan menghilang secara tiba-tiba tanpa menguraikan alasan yang jelas. Namun, perilaku zombieing dapat lebih menyakitkan daripada ghosting.

Arti Zombieing dalam Hubungan Asmara

Ilustrasi Zombieing Artinya. Sumber: Pexels.com/Dids

Zombieing merupakan sebuah istilah yang ada dalam hubungan asmara. Zombieing artinya perilaku menghilang secara tiba-tiba tanpa penjelasan kemudian datang kembali ke dalam kehidupan korban.

Konteks menghilang tiba-tiba pada perilaku zombieing memiliki kemiripan dengan perilaku ghosting. Mengutip dari Berdamai dengan Trauma Batin karya Alamsyah (2023: 156), penamaan ghosting tersebut mengacu karena mirip seperti ciri-ciri perilaku hantu.

Hal tersebut terjadi karena perilaku seseorang tampak seperti hantu yang bisa datang dan menghilang sesuka hati. Jika pada ghosting, pelaku hanya datang dan menghilang, berbeda dengan pelaku zombieing.

Perilaku zombieing merujuk pada arti zombi, yakni mayat hidup. Maksudnya adalah seseorang yang dahulu sempat dekat tiba-tiba menghilang, kemudian datang kembali untuk melakukan kontak dengan korban.

Setiap orang yang pernah mengalami ghosting atau zombieing tentu memiliki sisi traumatis dan perasaan sakit tersendiri. Namun, beberapa orang yang mengalami zombieing dapat merasa lebih sakit karena beberapa hal, antara lain:

  • Mengalami dua kali sakit hati karena sakit saat ditinggalkan pertama kali dan sakit saat ditinggalkan kedua kali, yakni setelah pelaku zombieing datang kemudian pergi lagi.

  • Perilaku zombieing biasanya muncul dengan orang yang dahulu benar-benar melakukan komunikasi secara intens. Kemudian, orang itu menghilang tanpa kabar dan datang kembali tanpa penjelasan, bahkan berlaku seperti tidak ada masalah.

  • Korban zombieing bisa saja tidak menyadari bahwa orang dekatnya melakukan zombieing. Hal tersebut dapat terjadi karena korban terlanjur sayang dan gelap mata dengan kenyataan yang terjadi.

Cara untuk Melindungi Diri dari Zombieing

Ilustrasi Zombieing Artinya. Sumber: Pexels.com/cottonbro studio

Walaupun bisa lebih menyakitkan daripada ghosting, baik itu ghosting maupun zombieing, keduanya tetap tidak baik bagi psikologis korban. Oleh karena itu, setiap orang perlu melindungi diri dari tindakan ghosting serta zombieing.

Berikut beberapa cara yang dapat seseorang upayakan untuk melindungi diri dari ghosting dan zombieing.

  • Selalu waspada saat mulai berkenalan dengan orang baru.

  • Mencari informasi tentang seseorang sebelum memutuskan untuk berkencan.

  • Belajar mengenal perasaan dan keinginan diri.

  • Belajar mengenal seseorang yang menjadi lawan bicara, terutama gebetan atau calon pasangan.

  • Waspada terhadap keragu-raguan dalam hubungan, seimbangkan antara logika dan bisikan hati.

  • Jangan berharap lebih dalam suatu hubungan.

  • Tetap fokus mengembangkan dan membahagiakan diri, jangan hanya terpaku kepadanya.

  • Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar lebih mudah dalam memilih keputusan yang tepat.

  • Melakukan konsultasi dengan profesional (psikolog/psikiater) untuk mengenal cara terbaik untuk diri sendiri.

kumparan post embed

Demikian dapat dipahami bahwa zombieing artinya tindakan menghilang tiba-tiba tanpa penjelasan, tetapi datang kembali. Setiap orang perlu melindungi diri dari perilaku tersebut agar tidak menjadi korban patah hati karena zombieing. (AA)