Mengenal Social Battery dan Cara Mengisinya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa dari kita bisa menangani banyak interaksi sosial, sementara yang lain cepat merasa lelah. Kemampuan ini dikenal dengan nama social battery. Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan social battery dan bagaimana cara mengisinya? Simak dalam uraian berikut.
Mengenal Social Battery
Seseorang pasti pernah mengalami ketika di tengah-tengah pesta, nongkrong bersama teman atau acara kantor, namun mulai tidak tertarik mengikuti pembicaraan teman, lebih suka melihat ponsel, mencari jalan keluar dari kerumunan, atau membayangkan berada di kamar sambil tiduran atau baca buku. Jika merasakan hal itu, tandanya bisa jadi social battery kamu sudah terkuras atau habis.
Seperti namanya, social battery adalah istilah yang banyak digunakan ketika merujuk pada seberapa banyak interaksi sosial yang dapat ditangani. Sederhananya, social battery seperti baterai ponsel yang memiliki kapasitas energi tertentu bagi seseorang untuk terlibat dan berbaur dengan sekelompok orang.
Social battery setiap orang berbeda, termasuk seberapa cepat baterai terkuras, aktivitas apa yang cenderung menghabiskannya, dan seberapa cepat baterai dapat diisi ulang.
Biasanya, hal ini sangat besar pengaruhnya dari kepribadian orang yang ekstrovert dan introvert. Seorang ekstrovert tak mudah merasa lelah dan bosan, bahkan cenderung seperti mendapatkan energi ketika bersosialisasi.
Sementara introvert biasanya akan mudah merasa kelelahan dan terkuras energinya ketika berada di lingkungan sosial.
Pada titik tertentu, bahkan bagi seorang ekstrovert pun, akan membutuhkan waktu untuk istirahat, menarik diri, dan mengisi social batterynya kembali. Bedanya, seorang ekstrovert mungkin membutuhkan waktu yang lebih singkat, dibanding introvert, untuk mengisi social batterynya kembali.
Cara Mengisi Social Battery
Seseorang mungkin mengalami kelelahan sosial tanpa disadari dan social battery terkuras sehingga perlu diisi ulang. Beberapa cara untuk mengisi kembali social batterey, antara lain:
Tidur
Ini cara yang paling sederhana tetapi selalu berhasil mengisi kembali social battery. Setelah tidur, maka akan terbangun dengan tubuh dan pikiran yang lebih fresh dan siap kembali bertemu dengan orang lain.
Habiskan waktu sendirian
Kamu bisa saja duduk sendirian di sofa atau rebahan di kasur tetapi menghabiskan waktu sendirian di alam atau berjalan-jalan di luar ruangan bisa membuat social batterymu lebih cepat terisi kembali.
Bersantai
Setiap orang memiliki cara untuk bersantai. Ada yang berendam di bak air hangat, membaca buku sambil menyalakan lilin aroma terapi, atau memutar musik favorit.
Menurut Prof. Dr. Achmad Sofyan Hanif, M.Pd dan Iwan Setyawan dalam buku Asas, Sejarah, dan Falsafah Olahraga terdapat banyak manfaat psikologis yang akan didapatkan ketika seseorang bersantai.
Habiskan waktu dengan orang terkasih
Bersantailah bersama kelompok yang lebih kecil, misalnya sahabat atau keluarga terdekat, yang mengenal dan memahami kamu dengan baik.
Jika merasa social batterymu habis di tengah-tengah interaksi sosial, kamu bisa mencari tempat tenang untuk menyendiri selama 5-10 menit. Jika tidak membantu, pamit dan ucapkan selamat tinggal pada teman-temanmu. Langkah ini lebih baik daripada merasa kewalahan, jengkel sendiri, dan memengaruhi suasana menjadi negatif. (DAI)
