Mengenal Teori Gestalt dalam Psikologi Beserta Prinsipnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori gestalt dalam Psikologi merupakan teori yang menggambarkan bentuk dari proses persepsi.
Dikutip dari buku Biopsikologi Pembelajaran: Teori dan Aplikasi, peletak dasar dari teori gestalt adalah Merx Wertheimer. Beliau melakukan penelitian tentang pengamatan mengenai apa yang sering dialami manusia namun bukan bagian dari sensasi sederhana.
Mengenal Teori Gestalt dalam Psikologi
Teori gestalt dipelopori oleh Max Wertheimer yang memulai eksperimen mengenai pengamatan dan penyelesaian masalah. Kemudian teori ini semakin diperkuat Kurt Koffka yang merumuskan hukum-hukum pengamatan.
Dari berbagai penelitian yang sudah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bawa seseorang cenderung memandang sesuatu di lingkungan sebagai kesatuan yang utuh. Maka dari itu, teori gestalt merupakan pandangan yang beranggapan bahwa pembelajaran bukan hanya mengenai respon dan rangsangan, melainkan juga tentang pemahaman untuk menarik kesimpulan baru di dalam sebuah masalah.
Kelebihan dari teori gestalt daam Psikologi adalah pembelajar dapat membangun serta menemukan masalah menjadi suatu pemahaman dan pengetahuan yang baru. Sedangkan, kekurangannya yaitu terbatasnya penerapan hanya pada materi dengan prinsip yang sama.
Prinsip Teori Gestalt
Adapun prinsip utama dari teori gestalt dalam Psikologi penting diketahui melalui penerapannya, yaitu:
Belajar secara menyeluruh dengan mengkorelasikan materi satu dengan materi lainnya
Pembelajaran adalah bentuk kontinuitas materi-materi yang sudah disampaikan
Pembelajar berperan sebagai suatu organisme yang utuh
Pengalihan aktivitas
Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh harapan, keinginan, dan kemauan peserta didik
Prinsip persepsi menunjukkan hubungan dan kontinuitas
Pada 2015, Cole menjelaskan bahwa teori gestalt mempunyai 6 prinsip yang akan memudahkan pembelajar dalam memvisualisasi data, antara lain:
Proximity: Berpikir objek atau elemen yang berdekatan merupaka bagian dari sebuah grup
Similarity: Elemen atau objek yang memiliki benutk, warna, ukuran, maupun orientasi yang sama akan dianggap terkait maupun menjadi bagian dari sebuah kelompok
Enclosure: Eleman atau objek yang secara fisik terlingkupi adalah bagian dari suatu grup
Closure: Memandang sekumpulan elemen sebagai elemen tunggal yang dikenal saat terdapat elemen sejenis yang tidak ada
Continuity: Hampir seperti closure, yaitu saat terdapat elemen atau objek secara otomatis mencari lintasan terhalus serta menciptakan kontinuitas di tempat yang tidak ada secara eksplisit
Connection: Memandang elemen atau objek yang terhubung secara fisik merupakan bagian dari kelompok tersebut
Itulah sekilas pembahasan mengenai teori gestalt dalam Psikologi dan berbagai prinsipnya.(LAU)
